Capaian Vaksinasi di Selo Boyolali Lebih dari 20%, Edukasi Berlanjut

Persentase vaksinasi di Kecamatan Selo saat ini mencapai lebih dari 20% atau sudah meningkat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

 Ilustrasi vaksin Covid-19. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksin Covid-19. (Antara)

Solopos.com,¬†BOYOLALI — Edukasi terkait vaksinasi Covid-19 terus dilakukan di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Pada Oktober 2021, diharapkan
vaksinasi di wilayah tersebut sudah menyasar 100% sasaran.

PromosiBlak-Blakan Wali Kota Gibran: Menciptakan Multiplier Effect Tirtonadi

Camat Selo, Joko Prihanto, mengatakan persentase vaksinasi di Kecamatan Selo saat ini telah mencapai lebih dari 20%. Jumlah tersebut sudah meningkat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya yang masih mencapai kurang dari 10%.

Untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 tersebut, Pemerintah Kecamatan Selo terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat setempat.

“Edukasi masih terus berjalan. Saat ini peningkatan sudah luar biasa. Untuk daerah Selo, di wilayah timur berbatasan dengan Kecamatan Cepogo hampir semua sudah siap divaksin,” kata dia, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Vaksinasi Dosis Kedua Pelajar Dilanjutkan September

Sesuai program pemerintah, sasaran dari kelompok rentan menjadi prioritas dalam vaksinasi. Namun ke depan seluruh sasaran diharapkan bisa divaksin. Dia berharap, dari total sasaran vaksinasi sekitar 23.000 sasaran, bisa mendapatkan vaksin 100% pada Oktober nanti.

“Rencana kami semua sudah tervaksin pada Oktober nanti. Semuanya, termasuk kalangan pelajar,” jelas dia. Meski begitu dia mengatakan realisasi vaksinasi di daerah akan sangat tergantung pada pasokan vaksin dari pemerintah pusat.

Tergantung Pasokan Vaksin

Menurut Joko, saat ini dari masing-masing desa sudah memiliki daftar warga yang sesuai kriteria menjadi sasaran vaksinasi.

“Kepala desa menampung pendaftar dari wilayah masing-masing. Daftar langsung disampaikan ke Puskesmas dan kami. Sudah ada lebih dari 1.000 yang siap divaksin untuk saat ini. Tapi juga tergantung dari pasokan vaksinnya,” lanjut dia.

Baca juga: Hai Warga Boyolali! Ini Loh Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Antre di Samsat

Sementara itu, pada akhir pekan lalu, Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, menyampaikan dari 835.772 penduduk Boyolali, sekitar 20,26% di antaranya sudah mendapatkan vaksin.

Menurutnya capaian vaksinasi akan sangat tergantung dengan distribusi vaksin ke daerah. Setiap kedatangan vaksin, langsung akan didistribusikan kepada masyarakat.

“Kamu harapkan, semoga di tahun ini seluruh penduduk sudah tervaksin secara keseluruhan,” kata dia dalam rilis yang diterima Solopos.com, baru-baru ini.

Baca juga: Vaksinasi Mulai Sasar Buruh di Boyolali, Prokes Tetap Ditekankan

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

8 Orang Positif Covid-10 di Boyolali, Bukan Omicron tapi Delta

Kedelapan orang yang positif Covid-19 di Boyolali menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Solo Smart City, Gibran: Orang Masuk Pasar Tak Perlu Bawa Uang Tunai

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berencana mewajibkan pedagang di seluruh pasar tradisional menerapkan pembayaran nontunai untuk mendorong smart city.

Berawal dari Nongkrong, Anak Muda Jomboran Klaten Bikin Sedekah Sampah

Niatan membentuk komunitas itu muncul untuk ikut menjaga lingkungan dari pencemaran dengan tetap bisa bersedekah.

Baru 2 Tahun Dibangun, Sayap Jembatan Kedung Caluk Karanganyar Ambrol

Baru dua tahun dibangun, sayap Jembatan Kedung Caluk di Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, ambrol.

Positif Covid-19 SMA Warga Solo Bertambah 9 Orang, Tracing Diperluas

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di SMA Warga Solo bertambah sembilan orang dari hasil tracing lapis kedua, total jadi 21 kasus.

Wali Murid Minta SLBN Karanganyar Tak Digusur Hingga Akhir Semester

Wali murid SLBN Karanganyar ingin siswa tidak terganggu belajarnya dengan relokasi. Relokasi disarankan dilakukan pada akhir semester.

Warga Soloraya Bisa Punya Tabungan Pensiun Seperti PNS, Begini Caranya

Masyarakat umum di Soloraya kini bisa memiliki tabungan pensiun seperti PNS dengan mendaftar program Taspen Life.

Kisah Dalang Kontet, Terkenal setelah Wayang Kardusnya Dibakar Istri

Kecintaanya terhadap wayang kulit telah mengantarkan Kontet Hariyanto memodifikasi cerita ketoprak ke dalam wayang kardus.

Patut Ditunggu, Gibran Sebut Amazon Web Services Segera Masuk Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Amazon Web Services yang merupakan unit usaha perusahaan raksasa dunia Amazon bakal masuk Solo.

20 Hari, Polres Karanganyar Tindak 549 Pengguna Knalpot Brong

Polres Wonogiri gencar merazia knalpot brong. Sejak awal tahun 2022 hingga kini sudah 549 pengguna knalpot brong ditindak.

Sehari 15 Pasien Terpapar Covid-19, Sukoharjo Masih Zona Kuning

Status tingkat risiko Covid-19 di Sukoharjo masih risiko rendah atau zona kuning dan pemerintah masih menerapkan PPKM level dua sejak Oktober 2021.

Ini Lahan Bekas Pabrik Listrik Pertama di Kota Solo

Inilah lahan bekas pabrik listrik pertama di Kota Solo yang dibangun pada 1901 di bawah kendali Praja Mangkunegaran dan Keraton Solo.

Pemdes Diminta Kembangkan Embung Guworejo Sragen Jadi Objek Wisata

Embung Guworejo di Desa Guwurejo, Karangmalang, Sragen dinilai memiliki potensi untuk jadi objek wisata.

Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

Gibran Ingin Sentra IKM Pasar Mebel Gilingan Solo Dibikin Seperti IKEA

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin agar sentra IKM di lahan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, bisa dibangun menjadi seperti IKEA.