Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat melantik 95 pejabat Pemkab Boyolali di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, Rabu (14/8/2019). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, BOYOLALI -- Sejumlah camat di Boyolali digeser atau dirotasi menempati posisi baru dan posisi setara lainnya. Di antara camat yang dimutasi adalah Camat Selo Jarot Purnama dipindah menjadi Kabag Keuangan Sekretariat Daerah (Setda).

Posisi Jarot diisi Waluyo Jati yang sebelumnya Camat Gladagsari. Sedangkan Camat Gladagsari dijabat Noor Murbarani yang sebelumnya bertugas di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes).

Selain itu, sejumlah pejabat eselon III juga dimutasi, di antaranya Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Nyoto Widodo yang mendapat jabatan baru sebagai Sekretaris Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BP2KD).

Dia menggantikan Ari Yuwono yang terpilih menjadi Kepala Desa (Kades) Paras, Kecamatan Cepogo. Pelantikan para pejabat ini digelar bersama-sama dengan 95 pejabat lainnya di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, Rabu (14/8/2019).

Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat seusai melantik ASN tersebut meminta agar mereka menuntaskan program di bidang masing-masing yang sudah dicanangkan Bupati Seno Samodro bersamanya sejak empat tahun lalu.

“Sudah empat tahun Bapak Seno Samodro menjabat Bupati Boyolali, berarti tinggal satu tahun lagi. Kepada bapak ibu sekalian yang dilantik hari ini, laksanakan tugas dan segera menyesuaikan ritme kerja masing-masing agar kita selalu senada dalam harmoni pembangunan Boyolali. Kiranya ini perlu dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, Jarot saat dimintai komentarnya mengenai mutasi tersebut berpesan kepada camat baru Selo agar mulai menyosialisasikan Pilkada 2020. "Pejabat baru juga harus mengawal proses pembangunan Simpang PB IV di Lapangan Selo sebagai destinasi wisata baru, menjalin kerja sama dengan semua stakeholders dalam mewaspadai bencana alam letusan Gunung Merapi, kebakaran, maupun longsor di musim hujan,” ujar dia.

Dia juga berpesan kepada kepala desa di Selo yang terpilih dalam Pilkades beberapa waktu lalu menjadikan HUT RI sebagai momentum rekonsiliasi bersatunya masyarakat pasca-Pilkades.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten