Calon Komisioner Lembaga Ombudsman DIY Harus Independen dan Objektif

 Logo Lembaga Ombudsman DIY. (IST/LO DIY)

SOLOPOS.COM - Logo Lembaga Ombudsman DIY. (IST/LO DIY)

Potensi terjadinya conflict of interest atau konflik kepentingan mungkin terjadi ketika seseorang menjadi komisioner

Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 20 calon anggota Lembaga Ombudsman (LO) DIY periode 2018-2021 yang telah lolos tes tertulis, wawancara, dan tes psikologi, menjalani uji publik di DPRD DIY pada Selasa (21/11/2017). Sebelum berhak menjadi komisioner, mereka diwanti-wanti untuk terus menjaga independensi, komitmen, dan selalu objektif dalam menjalankan tugas.

Wakil Ketua Bidang Aparatur Pemerintah Daerah LO DIY Mohammad Saleh Tjan mengatakan, potensi terjadinya conflict of interest atau konflik kepentingan mungkin terjadi ketika seseorang menjadi komisioner di lembaga tersebut. Sebab, seorang komisioner LO DIY harus berhubungan dengan berbagai kebijakan pemerintah dan swasta.

Sebagian kebijakan yang dikeluarkan kepala daerah, akan selalu bermuatan politik karena ada kepentingan politik dari yang bersangkutan. Seringkali, ada syarat yang belum terpenuhi, tapi tetap ditoleransi. “Contoh kasus, ada pengajuan izin dari investor. Karena ada kepentingan politik, walaupun ada syarat yang tidak terpenuhi, tapi izin tetap dikeluarkan,” ujar dia, Selasa (21/11/2017).

Ketika hal tersebut terjadi, rawan terjadi aduan dari masyarakat karena perihal tersebut telah berubah menjadi persoalan publik. Ia mencontohkan, salah satu kasus Hotel di Jalan Kusumanegara yang membuat keadaan sekitar mengalami kekeringan.

“Saat-saat seperti itulah mereka akan diuji. Sejauh mana komitmen, independensi dan seberapa objektif calon komisioer terhadap aturan yang memang harus terpenuhi. Kalau memang maladministrasi, katakan mal. Kalau tidak, ya katakan tidak,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan para calon anggota LO DIY secara umum telah memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik. Namun, hal itu belum cukup sehingga mereka harus memperdalam tugas utama LO DIY, yakni berhubungan dengan maladministasi yang dilakukan pemerintah dan pihak swasta.

Ketua Tim Seleksi Anggota LO DIY Achiel Suyanto menyebutkan, 20 orang yang telah lolos tes tertulis, wawancara, dan tes psikologi itu, akan disaring menjadi 10 orang. Dari 10 orang akan diambil tujuh untuk menjadi Komisioner LO DIY. Sementara, sisanya sebagai cadangan. “Kalau-kalau yang terpilih di tengah jalan tidak bisa menjalankan tugasnya dengan alasan-alasan tertentu,” ungkap dia.

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Ada Bebek Peking, Ini Menu Imlek di BWP Solo Baru yang Wajib Dicoba

Melengkapi kemeriahan perayaan Imlek, ada pertunjukan barongsai yang akan hadir di Crystal Sapphire Restaurant Best Western Premier Solo Bar.

Terungkap! Ini Alasan Chef Arnold Membeli NFT Ghozali Everyday

Chef Arnold mengaku bahwa awalnya dia tidak tertarik untuk membeli NFT "meme" Ghozali Everyday. 

Pembalap Dorna Sports Ogah Dikarantina, IDI: Tak Ada Kecuali!

Diketahui, Indonesia akan menyelenggarakan ajang balap MotoGP di Mandalika tahun 2022 ini.

Bio Farma Belum akan Impor Booster, Pemerintah Masih Pakai Vaksin Hibah

Holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) belum mendapat penugasan untuk melakukan impor vaksin Covid-19 pada tahun ini.

Kios Banyak Tak Ditempati, Begini Kondisi Pasar Bekonang Lantai 2

Banyak pedagang yang mendapatkan jatah kios di lantai II memilih untuk tidak berjualan atau hanya berjualan di hari-hari tertentu saja

Paspor Jepang dan Singapura Masih Terkuat di Seluruh Dunia

Jepang dan Singapura masih menjadi paspor paling kuat dengan akses bebas visa ke 192 negara di seluruh dunia.

Penyebab Truk Ngglondor Hantam Kontainer di Tanjakan Keboan Boyolali

Evakuasi truk yang terlibat kecelakaan sempat mengalami kendala karena barang bawaan truk tronton tidak mudah dievakuasi dan terkendala cuaca.

Komunitas Isuzu Panther Soloraya Jadi Duta Wisata Karanganyar

Komunitas Isuzu Panther Soloraya menjadi duta wisata yang membantu mempromosikan tempat-tempat pariwisata Karanganyar.

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Larangan Dicabut, 29 Perusahaan Telah Ekspor Batu Bara dengan 48 Kapal

Kementerian Perdagangan melaporkan 48 kapal bermuatan batu bara dari 29 perusahaan telah meninggalkan perairan Indonesia  untuk ekspor.

Atit Novitasari Berpulang, Klaten Kehilangan 16 Kades Aktif

Sebelum kades Glagahwangi, Atit Novitasari, meninggal dunia, jumlah kades aktif yang meninggal dunia telah mencapai 15 orang.

Gibran Ajukan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1 Lagi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali mengajukan Stadion Manahan Solo sebagai venue Liga 1.

Les' Copaque Bantah Upin dan Ipin Meninggal di Sulawesi

Les' Copaque Production membantah kabar Upin dan Ipin meninggal di Sulawesi.

Gibran Dilaporkan ke KPK, Legislator DPRD Solo: Laporkan Balik

Wakil Ketua DPRD Solo Taufiqurrahman menilai perlu untuk Gibran dan Kaesang yang telah dilaporkan ke KPK untuk melaporkan balik si pelapor.

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$35,34 M, Tertinggi Sejak 2006

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut neraca perdagangan Indonesia pada 2021 mengalami surplus tertinggi sejak 2006 atau 15 tahun lalu.