Ilustrasi pemilihan umum kepala daerah (JIBI/Harian Jogja/Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Pilkada Solo 2020 kembali diramaikan dengan kemunculan pasangan calon wali kota-wakil wali kota (cawali-cawawali0 dari jalur independen atau nonpartai politik.

Pasangan tersebut adalah cawali Miftah Alim Harphanto dan cawawali Ronny Cahyanegara. Mereka telah mengirim utusan ke KPU Solo guna meminta username dan password Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Utusan bernama Dimas Prakoso Aryono itu datang ke Kantor KPU Solo pada Jumat (24/1/2020) sore membawa surat mandat dari Haliem-Ronie (Hero). Tapi setelah diperiksa ternyata masih terdapat kesalahan redaksional (penulisan) di surat mandat tersebut.

Akhirnya KPU Solo menunda pemberian username dan password Silon bagi pasangan Hero. “Kami minta kesalahan di surat mandat diperbaiki dulu untuk diserahkan lagi kepada kami hari Senin [27/1/2020],” ujar Suryo Baruno, Komisioner KPU Solo, Minggu (26/1/2020).

Setelah surat mandat dinilai benar atau tidak ada kesalahan, KPU Solo akan memberikan username dan password Silon kepada utusan pasangan Hero. Dengan mendapatkan username dan password tersebut tim Hero dapat memasukkan data dukungan mereka.

Sempat Dipindah, Arca Ganesha Dikembalikan ke Dukuh Majenang Sragen Gegara Kejadian Mistis

“Besok [Senin] sekalian kami berikan bimbingan teknis [bimtek] tentang pengisian Silon. Lah kemarin [Jumat] saat ke sini juga tidak membawa laptop. Kalau besok kan bisa lebih fokus bimtek bagaimana caranya pengisian Silon. Mudah-mudahan lancar,” imbuh dia.

Suryo menerangkan paslon dari jalur perseorangan yang ingin maju Pilkada 2020 harus menyerahkan syarat dukungan pada 19 Februari 2020 hingga 23 Februari 2020. Berkas persyaratan yang diserahkan lalu akan diverifikasi faktual oleh KPU Solo.

Bila dari hasil verifikasi dinyatakan memenuhi syarat, paslon tersebut bisa mendaftarkan diri sebagai paslon cawali-cawawali di KPU Solo pada 16 Juni 2020 hingga 18 Juni 2020.

“Bila berkasnya ternyata belum memenuhi syarat masih ada tahap perbaikan,” urai dia.

Sebelum kemunculan Hero, jalur independen Pilkada Solo terlebih dulu diramaikan pasangan Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo). Tim paslon tersebut mengklaim sudah mencapai syarat dukungan minimal 35.870 orang.

Dikira Granat, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Sepanjang 4 Meter

“Dukungan yang sudah kami himpun sekitar 46.000 warga. Sebanyak 29.000 orang di antaranya sudah di-input di Silon dan 17.000 orang lainnya proses input. Akhir bulan ini kami targetkan 30.000 nama ter input,” ujar Sutrisno, Ketua Ormas Panji-Panji Hati Solo.

Sutrisno menyambut antusias kemunculan paslon Hero yang juga sedang merintis jalur perseorangan Pilkada Solo. “Saya pikir malah bagus lah. Bakal semakin seru. Akan ada nuansa baru yang semakin indah dengan demokrasi di kota ini,” sambung dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten