Seorang warga melihat gambar Cakades Irianto di pinggir Jalan Tunjungan-Gondang, Dukuh Jaten, Toyogo, Sambungmacan, Sragen, Rabu (11/9/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Calon kepala desa (cakades) Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Irianto, akhirnya legawa setelah penetapan cakadesnya dianulir. Poster bergambar Irianto pun sudah diturunkan dan digantikan poster penggantinya, Budi Utomo.

Poster bergambar Irianto dengan nomor urut 4 yang semula terpampang di sejumlah jalan strategis sudah bersih. Tidak ada gambar irianto di lokasi yang semula banyak terpasang.

Diwawancarai Solopos.com, Senin (16/9/2019), Irianto mengonfirmasi sikapnya yang menerima keputusan Panitia Pilkades Toyogo menganulir dirinya dan melepas posternya.

Ketua Panitia Pilkades Toyogo, F.X. Sumarno, saat ditemui Solopos.com di Balai Desa Toyogo, Sambungmacan, Sragen, Senin siang, menjelaskan Panitia Pilkades Toyogo sudah bersilaturahmi ke kediaman Irianto di Karangasem, Toyogo.

Dalam silaturahmi itu, kata dia, Panitia Pilkades Toyogo menyampaikan surat pemberitahuan agar Irianto melepas gambar yang terpasang di sejumlah tempat.

Dalam surat pemberitahuan itu, ungkap dia, juga dilampiri Surat Keputusan (SK) revisi atas SK penetapan cakades sebelumnya. Dalam SK revisi tersebut menerangkan Irianto tidak lagi menjadi cakades dalam Pilkades Toyogo.

“Pelepasan poster bergambar Irianto sudah dilakukan pada Jumat [13/9/2019] siang. Semua sudah bersih. Saya rasa Pak Irianto sudah menerima karena sampai sekarang tidak ada konfirmasi lebih lanjut. Jadi sekarang tetap lima cakades yang berkompetisi dalam Pilkades Toyogo,” ujarnya.

Sumarno mengatakan para cakades diundang pada Senin siang untuk membahas teknis kampanye. Dia menerangkan kampanye lima cakades akan dilaksanakan secara bersama-sama per kebayanan dan setiap cakades mendapat porsi waktu 15 menit untuk menyampaikan visi dan misi masing-masing dalam kampanye tersebut.

“Jadi konsepnya kampanye bersama dan kampanye damai. Lokasinya di Kebayanan I, yakni di Dukuh Jaten RT 015 dan di Kebayanan II di Lapangan Desa Toyogo, tepatnya di Dukuh Sidomulyo RT 021. Dalam kampanye itu setiap RT mengirimkan lima orang dan setiap cakades juga mengirimkan masing-masing lima anggota tim sukses,” ujarnya.

Jumlah RT di Toyogo sebanyak 30 RT dengan total pemilih sebanyak 3.380 pemilih. Kabag Pemdes Setda Sragen Hiladawati Aziroh juga mendapat konfirmasi terkait dengan pelepasan poster bergambar milik Irianto dan penyerahkan SK revisi atas SK penetapan cakades sebelumnya.

“Kalau poster bergambar itu tetap terpasang maka dianggap ilegal sehingga penitia berkewajiban menertibkannya. Sepertinya sudah ditertibkan sendiri sebelum panitia desa menertibkan,” katanya.

Sebagaimana diinformasikan, penetapan Irianto sebagai cakades Toyogo dibatalkan setelah ditemukan adanya kesalahan tulis nilai hasil ujian tambahan yang dilaksanakan tim UMS. Irianto semua ditulis mendapat nilai ujian 36 sehingga dinyatakan lolos dan ditetapkan menjadi cakades dengan nomor urut 4.

Setelah ada pejumlahan ulang, nilai Irianto ternyata hanya 26 dan dinyatakan tidak lolos. Penetapan Irianto pun dianulir.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten