ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, KLATEN -- Desa Kwarasan, Kecamatan Juwiring, Klaten, akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) lagi tahun ini setelah sebelumnya mengikuti pilkades serentak pada Maret 2019 lalu.

Sebagaimana diinformasikan, calon kepala desa (cakades) terpilih Kwarasan, Muhammad Sudarwanto, yang merupakan petahana pada pilkades Maret lalu meninggal dunia beberapa hari menjelang dilantik, tepatnya Minggu (12/5/2019).

Pilkades Kwarasan akan digelar bersamaan dengan desa lainnya yang ikut pilkades serentak tahap III 2019. Total 76 desa akan menggelar pilkades serentak tahap III diikuti 76 desa.

Sementara itu, cakades terpilih lainnya sebanyak 268 orang dilantik di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (16/5/2019) ini. Informasi yang diperoleh Solopos.com, Muhammad Sudarwanto meninggal pada usia 59 karena sakit.

Muhammad Sudarwanto meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten, Minggu (12/5/2019) pukul 19.30 WIB. “Kami sudah berembuk dan hasilnya, Kwarasan akan dimasukkan ke pilkades serentak tahap III. Ini merupakan solusi alternatif menyikapi meninggalnya cakades terpilih di Kwarasan beberapa waktu lalu,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekminto, saat ditemui Solopos.com, Rabu (15/5/2019).

Ronny Roekminto mengatakan jabatan Kades Kwarasan harus secepatnya diisi untuk memperlancar roda pemerintahan di desa tersebut. “Sebenarnya bisa juga ditunjuk seorang penjabat [Pj]. Tapi masa iya Pj. itu harus menjabat enam tahun sampai 2015? Daripada seperti itu, mending langsung diikutkan pilkades serentak tahap III tahun ini,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Penataan Kelembagaan Desa Bidang Penataan dan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Agung Kristantana, mengatakan sebelum pengusulan pengisian jabatan kades di Kwarasan, Pemkab Klaten sudah memutuskan pilkades serentak tahap III diikuti 75 desa.

“Waktu pilkades serentak tahap III belum ditentukan. Kisarannya September atau Oktober 2019. Semula, jumlah desa yang ikut pilkades serentak tahap III ada 74 desa. Lalu ada Tegalrejo, Bayat, yang gagal menggelar pilkades pada tahap II sehingga diikutkan di tahap III. Ditambah Kwarasan menjadi 76 desa,” katanya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten