Tutup Iklan
Uang rupiah (Bisnis-Abdullah Azzam)

Solopos.com, BOYOLALI — Pemkab Boyolali menyediakan anggaran senilai Rp40 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS. Pemberian THR rencananya akan dilakukan pada kisaran H-10 Lebaran.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Boyolali Agus Partono mengatakan, saat ini Pemkab Boyolali tengah meminta persetujuan pembayaran THR ASN tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah.

“Rencananya, THR akan kami bagikan H-10 Lebaran dan sekarang kami masih menunggu hasil permohonan persetujuan kepada Gubernur Jawa Tengah,” ujarnya kepada https://cms9.bisnis.com/admin/article/Solopos.com">Solopos.com, Minggu (19/5/2019).

Agus menambahkan, komponen yang akan diterima ASN Boyolali sebagai THR adalah 1 kali gaji plus tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan.

Untuk membayar THR bagi sekitar 11.000 ASN Boyolali, Pemkab Boyolali menyiapkan anggaran sekitar Rp40 miliar.

“Yang diberikan nanti gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan, persis gaji pada bulan Mei. Total anggaran yang kami siapkan Rp40 miliar,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Masruri mengatakan komponen THR Boyolali tidak termasuk tunjangan perbaikan penghasilan (TPP). “Kami mengikuti aturan pemerintah tapi kami ambil yang paling rendah, yaitu gaji pokok plus tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan, tapi non-TPP,” ujarnya.

Selain itu, THR tersebut dibagikan termasuk kepada para CPNS. “Nanti Insyaallah THR untuk ASN dan CPNS ini bisa dibagikan 24 Mei. Sedangkan untuk pegawai kontrak tidak mendapat THR. ” ujarnya.

Dia berharap, THR dapat digunakan ASN dan CPNS dengan baik untuk memenuhi kebutuhan Lebaran. “Harapan kami THR ini bisa dipakai sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan Lebaran. Kami harapkan juga ASN lebih bersemangat dalam meningkatkan kinerja,” imbuhnya. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten