Tutup Iklan
Cafe Bus, Cara Baru Menikmati Wisata Karanganyar
Informasi Cafe Bus Karanganyar. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR-Cafe Bus Karanganyar akan mulai mengaspal ke sejumlah destinasi wisata ikonik di Kabupaten Karanganyar mulai Sabtu (11/7/2020).

Cafe Bus ini bus yang bagian interior disulap menyerupai kafe. Tempat yang sering digunakan untuk menongkrong sembari minum kopi dan menikmati kudapan. Bedanya, masyarakat dapat menikmati kopi dan kudapan sembari melihat pemandangan alam dari dalam Cafe Bus.

Cafe Bus, bagian dari upaya komunitas pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Karanganyar bangkit di masa kenormalan baru Covid-19. Mereka menggandeng sesama anggota komunitas dan menggarap potensi dari setiap anggota untuk melahirkan inovasi "produk". Ekraf bekerja sama dengan penyelenggara kegiatan, Lee' Mart Pro.

Unik, Pria Asal Karanganyar Memiliki Nama Dua Malam Sehari

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto, menyampaikan Cafe Bus menawarkan paket kunjungan ke sejumlah kawasan wisata ikonik di Karanganyar. Cafe Bus beroperasi setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Cafe Bus menawarkan lima trip. Satu trip panjang ke Tawangmangu, dua trip pendek ke Matesih, dan dua trip kota atau city tour.

Trip panjang ke Tawangmangu pukul 09.30 WIB. Trip pendek ke Matesih pada pukul 13.00 WIB dan 15.30 WIB. City tour dilayani pada malam hari, yakni pukul 18.30 WIB dan 20.30 WIB.

Sindir Menteri Lagi, Jokowi Sebut WFH seperti Cuti

"Kami diuntungkan karena Ekraf membantu mempromosikan destinasi wisata. Mereka membuat paket wisata, cara baru menikmati destinasi wisata di Karanganyar. Bus untuk menikmati alam indah di Karanganyar dan secara ekonomi berdampak bagus," tutur Titis saat berbincang dengan Solopos.com, Kamis (9/7/2020).

 

Harga Tiket

Dia mencontohkan salah satu tempat yang dikunjungi, yakni Pasar Jadoel di kompleks Sapta Tirta Pablengan di Kecamatan Matesih, Terminal Wisata Mbangun Makutarama di Kecamatan Karangpandan, sejumlah pusat oleh-oleh khas Kabupaten Karanganyar, dan lain-lain.

"Penumpang diajak singgah ke sejumlah tempat yang menjajakan oleh-oleh khas Karanganyar. Ini yang kami coba. Mudah-mudahan di era pandemi Covid-19 ini bisa mendongkrak omzet teman-teman," ujar dia.

Gubernur Jateng: Waspada, Perut Merapi Bengkak!

Masyarakat yang berminat dapat membeli tiket secara langsung di Kedai Sharing kompleks Kafe Jamu Alun-Alun Kabupaten Karanganyar. Titis menyebut harga tiket Rp50.000 untuk short trip dan Rp100.000 untuk long trip. Fasilitas yang didapatkan adalah kopi dan makanan ringan.

"Kami mengapresiasi Ekraf. Mereka mestinya kami dampingi, kami bantu, kami fasilitasi tapi malah kreatif bisa mandiri. Mereka membantu Karanganyar mem-branding wisata. Saya mendorong mereka membuat bus kecil sehingga bisa masuk ke wilayah agak dalam."


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho