Tutup Iklan

Cacing Hati Ditemukan dalam Puluhan Sapi Kurban di Wonogiri

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, WONOGIRI — Hati puluhan ekor sapi dan belasan ekor kambing kurban di Wonogiri, Minggu (11/8/2019), mengandung cacing hati. Bagian hati yang terdapat cacing akhirnya dibuang karena tak layak konsumsi.

Hal itu diketahui berdasar pemeriksaan tim Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Wonogiri di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban. Selain memeriksa hati, tim juga menyaksikan proses penyembelihan, perebahan hewan, dan pengemasan daging.

Kepala Dislapernak, Sutardi, kepada Solopos.com, mengatakan hingga Minggu sore baru tim dari 14 kecamatan yang sudah menyampaikan hasil pemeriksaan. Sapi kurban di kecamatan-kecamatan tersebut tercatat sebanyak 862 ekor, kambing (kambing jawa) 3.342 ekor, dan domba (wedus gembel) 56 ekor.

Sebanyak 52 ekor sapi dan 19 ekor kambing/domba kurban, hatinya terdapat cacing. Pada saat pemeriksaan petugas mengimbau bagian hati yang terdapat cacing tidak dikonsumsi. Bagian hati yang tak terdapat cacing dapat dikonsumsi.

“Proses penyembelihan masih banyak yang kurang benar. Mestinya hewan yang disembelih dipisah dengan yang belum disembelih, agar yang belum disembelih tak melihat proses penyembelihan. Kalau melihat, hewan bisa stres,” kata Sutardi.

Tim juga menemukan proses perebahan hewan kurban yang kasar. Menurut dia cara tersebut dapat menurunkan kualitas daging. Seharusnya warga menerapkan teknik mengikat sapi dan kambing yang sudah ada, agar hewan merebah sendiri secara perlahan. Sutardi mengaku setiap tahun sebelum Hari Raya Idul Adha pihaknya intensif memberi sosialisasi tentang teknik perebahan, proses penyembelihan, dan pengemasan daging.

Peserta yang diundang perwakilan dari takmir masjid. Harapannya, mereka dapat memberi pemahaman kepada takmir masjid lainnya.

“Warga masih banyak yang menggunakan plastik hitam atau tas kresek untuk membungkus daging. Sebenarnya lebih baik pakai besek, tapi memang harganya lebih mahal dari pada plastik, sehingga warga memilih plastik,” ucap Sutardi.

Terpisah, panitia kurban di Pracimantoro, Sutrisno, menyampaikan distribusi daging kurban di Pracimantoro tahun ini lebih merata dari pada tahun-tahun sebelumnya. Sebab, koordinasi antar panitia kurban tingkat desa dan berbagai lembaga berjalan baik.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Kuasa Hukum: Kenapa Jerinx Ditahan, Pak Jaksa?

Jerinx datang dari Bali berusaha kooperatif dan mempertanggungjawabkan apa yang dituduhkan kepadanya.

Saluran Limbah 2 Pabrik Farmasi di Jakut Ditutup DLH DKI Jakarta

Saluran outlet air limbah dua pabrik farmasi di Jakarta Utara ditutup Dinas Lingkungan Hidup atau DLH DKI Jakarta.

Isu Reshuffle: PAN Sodorkan Kader, Partai Gerindra Pasrah

PAN semenjak dinyatakan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah pada 25 Agustus 2021 lalu memang belum terakomodasi dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf.

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.