Tutup Iklan

Butet Pensiun, Ini Target Ganda Campuran Indonesia di All England 2019

Ganda campuran Indonesia tak memasang target tinggi di ajang All England 2019 mendatang. Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, menyebut target di All England 2019 hanya lolos ke babak semifinal.

Butet Pensiun, Ini Target Ganda Campuran Indonesia di All England 2019

SOLOPOS.COM - Hafiz faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (badmintoindonesia.org)

Solopos.com, JAKARTA – Ganda campuran Indonesia tak memasang target tinggi di ajang All England 2019 mendatang. Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, menyebut target di All England 2019 hanya lolos ke babak semifinal.

Menurut Nova, faktor singkatnya waktu persiapan menjadi salah satu kendala utama. Para pemain pelatnas disebutnya hanya punya waktu di bawah satu bulan sebelum turun di All England 2019 yang akan berlangsung awal Maret 2019 mendatang.

“Untuk target ke All England 2019, kami tak bisa pasang target yang muluk-muluk. Karena persiapan juga mepet ini, tidak sampai sebulan. Mungkin semifinal dulu lah,” ujar Nova seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (30/1/2019).

Nova memaparkan jika dirinya dan Richard Mainaky baru berani memasang target tinggi di Kejuaraan Dunia 2019. Pada turnamen yang akan berlangsung pada 19-25 Agustus di Swiss, Tontowi Ahmad dan kolega disebutnya sudah lebih fit dan siap.

“Kami berani pasang target lebih tinggi lagi nanti di Kejuaraan Dunia. Persiapan All England kami enggak sampai sebulan. Kemarin baru main dari Malaysia Masters, Indonesia Masters, karena liburan juga lama,”ujar Nova.

Selain masalah minimnya waktu, sektor ganda campuran juga baru ditinggal dua pemain putri seniornya, Liliyana Natsir dan Debby Susanto. Keduanya memutuskan gantung raket usai Indonesia Masters 2019 yang berakhir 27 Januari lalu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.