Bus Mira Gasak 3 Rumah di Klaten, Begini Kronologinya

Bus Mira jurusan Surabaya-Jogja menabrak tiga rumah di tepi jalan Solo-Jogja, tepatnya di Cungkrungan, Karanganom, Klaten Utara, Sabtu (31/8/2019) pukul 04.30 WIB.

Bus Mira Gasak 3 Rumah di Klaten, Begini Kronologinya

SOLOPOS.COM - Bus Mira menabrak dua rumah di tepi Jl. Solo-Jogja, tepatnya di Cungkrungan, Karanganom, Klaten Utara, Sabtu (31/8/2019) pukul 04.30 WIB. (Solopos-Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Bus Mira jurusan Surabaya-Jogja menabrak tiga rumah di tepi jalan Solo-Jogja, tepatnya di Cungkrungan, Karanganom, Klaten Utara, Sabtu (31/8/2019) pukul 04.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun sejumlah orang mengalami luka riang. Informasi yang diperoleh Solopos.com, peristiwa yang diduga karena sopir mengantuk itu bermula saat bus Mira berpelat nomor S 7266 US yang dikemudikan Janur Widodo, 39, warga Ponorogo, Jatim, melaju dari Surabaya menuju Jogja.

Bus yang mengangkut 10 penumpang itu melaju dengan kecepatan tinggi saat melintas di jalan Solo-Jogja, Sabtu pukul 04.30 WIB. Setelah melewati traffic light di perempatan RSI Klaten, sopir bus diduga mengantuk.

Tepat di RT 001/RW 001 Cungkrungan, Karanganom, Klaten Utara, posisi bus oleng ke kiri. Bus sempat melintasi trotoar di depan rumah milik Haryanto, 50. Bus menggasak pohon waru berusia 25 tahunsebelum menabrak atap di teras rumah Haryanto.

Setelah itu bus menggasak bagian depan rumah milik Antok Winarjianto yang terdiri atas dua bangunan rumah. Berikutnya bus menggasak rumah milk Wardi, 57. Rumah milik Wardi itu sekaligus dijadikan sebagai warung kelontong di bagian depan.

Setelah itu bus berhenti di rumah Pak Wardi. Penumpang berhamburan ke luar bus. Empat orang mengalami luka ringan. Evakuasi bus baru selesai pukul 09.00 WIB.

Berita Terkait

Berita Terkini

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).