Bus Eka Kobong di Jl. Solo-Jogja Klaten, Puluhan Penumpang Auto Kabur

Puluhan penumpang langsung berhamburan keluar saat Bus Eka jurusan Surabaya-Cilacap mendadak terbakar di jalan Solo-Jogja, tepatnya di Jogonalan, Klaten, Selasa (30/11/2021) malam.

 Tim Damkar Klaten dan aparat polisi saat menangani Bus Eka yang mendadak terbakar di Jl. Solo-Jogja, tepatnya di Tegalmas, Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Selasa (30/11/2021) malam. Tak ada korban jiwa dan tak ada korban luka dalam kejadian tersebut. (Istimewa/Dokumentasi Damkar Klaten)

SOLOPOS.COM - Tim Damkar Klaten dan aparat polisi saat menangani Bus Eka yang mendadak terbakar di Jl. Solo-Jogja, tepatnya di Tegalmas, Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Selasa (30/11/2021) malam. Tak ada korban jiwa dan tak ada korban luka dalam kejadian tersebut. (Istimewa/Dokumentasi Damkar Klaten)

Solopos.com, KLATEN – Bus Eka jurusan Surabaya-Cilacap mendadak terbakar di jalan Solo-Jogja, tepatnya di depan Toko Bangunan (TB) Sumber Agung, Tegalmas, Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Selasa (30/11/2021) pukul 21.15 WIB. Meski sempat membikin panik driver dan para penumpang, kobaran api dapat dipadamkan secara manual dalam tempo singkat.

PromosiBerminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, musibah kebakaran yang terjadi di barat traffic light Tegalmas, Kecamatan Jogonalan itu dilaporkan Eko Sugitno, 48, selaku pengemudi bus. Laporan kebakaran Bus Eka berpelat nomor S 7815 US masuk ke Damkar Klaten, Selasa (30/11/2021) pukul 21.15 WIB.

Tim Damkar langsung mendatangi lokasi kejadian, pukul 21.28 WIB. Jarak Markas Damkar Klaten ke lokasi kejadian kurang lebih 9,5 kilometer.

Baca Juga: Diduga Korsleting, Tower BTS di Simo Boyolali Terbakar

Musibah kebakaran bermula saat Bus Eka melaju ke arah Solo. Menjelang melintasi traffic light Tegalmas, Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Eko Sugitno selaku sopir melihat kepulan asap di bagian mesin belakang. Hal itu diketahui dari kaca spion bus. Selanjutnya, pengemudi menepikan busnya.

bus eka kobong di Klaten
Tim Damkar Klaten dan aparat polisi saat menangani Bus Eka yang mendadak terbakar di Jl. Solo-Jogja, tepatnya di Tegalmas, Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Selasa (30/11/2021) malam. Tak ada korban jiwa dan tak ada korban luka dalam kejadian tersebut. (Istimewa/Dokumentasi Damkar Klaten)

Begitu dilihat, ternyata terdapat kobaran api di bagian mesin. Musibah kebakaran dapat dipadamkan driver sebelum petugas Damkar di lokasi kejadian. Tim Damkar Klaten yang tiba di lokasi kejadian membersihkan tumpahan solar di sekitar bus. Saat kejadian, Bus Eka mengangkut puluhan penumpang.

“Dugaan kebakaran karena korsleting. Tak ada korban meninggal dunia atau pun korban luka-luka dalam kejadian tersebut. Rangkaian pemadaman kobaran api rampung pukul 22.10 WIB [pemilik bus atas nama PT Eka Mira Prima Sentosa],” kata Kepala Seksi (Kasi) Damkar Klaten, Sumino, kepada Solopos.com, Rabu (1/12/2021).

Baca Juga: Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mojogedang Hangus Terbakar

Terpisah, Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Abdillah, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, mengatakan aparat polisi turut mendatangi lokasi kejadian sekaligus membantu rangkaian penanganan kebakaran yang melanda Bus Eka di Kecamatan Jogonalan.

Penyebab musibah kebakaran yang melanda bus dari arah Jogja-Solo, yakni terjadi korsleting di bagian kabel lampu di bus bagian belakang. Percikan api merembet ke mesin bus.

“Pengemudi bus segera memadamkan kebakaran mesin belakang menggunakan baskom berisi air. Baskom itu milik warung hik/angkringan di dekat lokasi kejadian,” katanya.

Baca Juga: Gudang Rosok di Baki Sukoharjo Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

Iptu Abdillah mengatakan tak ada korban jiwa atau pun korban luka dalam musibah kebakaran tersebut. Seluruh penumpang bus dalam kondisi selamat dan dapat melanjutnya perjalannya ke arah Solo.

“Jumlah penumpang 30 orang. Seluruhnya aman dan tidak ada korban jiwa. Seluruh pebumpang sudah dioper langsung [dipindahkan ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan],” katanya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Hari Bhakti Imigrasi, Menkumham Yasonna Apresiasi Inovasi Keimigrasian

Menkumham Yasona meminta agar jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia terus meningkatkan Profesionalisme dan Integritas dalam menjalankan Tugas Negara.

8 Boks PJU di Sumberlawang Dibobol Maling, Dishub Rugi Jutaan Rupiah

Pencuri menggondol sejumlah perangkat dari delapan boks lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Sumberlawang-Purwodadi.

Disambati Bupati Sragen soal Kemiskinan, Ini Jawaban Wagub Taj Yasin

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, menyebut Sragen tidak masuk daerah dengan kemiskinan ekstrem di Jateng. Namun masuk zona merah di Jateng.

Prihatin Kasus Narkoba Tinggi, Kejari Solo Terjun ke Sekolah-Sekolah

Prihatin dengan angka kasus penyalahgunaan narkoba yang tinggi, Kejari Solo turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar untuk menjauhi narkoba.

14 Sertifikat Baru Lahan Terdampak JLT Sukoharjo Belum Terbit

Penerbitan sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan hak karena terdampak JLT Sukoharjo mengacu pada ketentuan yang diatur di bidang agraria dan tata ruang.

Bupati Sragen Sambat ke Wagub Soal Angka Kemiskinan yang Tak Juga Turun

Bupati Sragen sambat ke Wagub Jateng. Ia mengaku sudah mengeluarkan anggaran banyak untuk mengentaskan kemiskinan namun angkanya tidak turun, justru naik.

Jual Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Toko di Pasar Legi Solo Ini Diserbu

Toko Leo Jaya di lantai II Pasar Legi Solo diserbu pembeli yang antre untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000/liter.

Jangan Macam-Macam, Kejari Karanganyar Kini Punya Satgas Mafia Tanah

Kejari Karanganyar telah membentuk Satgas Mafia Tanah sesuai instruki Kejaksaan Agung.

Dikeluhkan Warga, Tempat Karaoke di Wanglu Disegel Satpol PP Klaten

Penutupan itu dilakukan karena keberadaan karaoke dan kafe tersebut dinilai telah melanggar peraturan daerah (perda).

Penyebab Minyak Goreng Rp14.000 Sulit Diterapkan di Pasar di Boyolali

Diharapkan permasalahan harga minyak goreng di pasar tradisional dapat diselesaikan sehingga pedagang dapat menjual minyak dengan harga yang sama di toko retail.

Ribuan Tenaga Honorer di Karangamyar Terancam Nganggur

Para tenaga honorer di Karanganyar resah dengan kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapuskan status mereka mulai tahun depan.

Bhayangkari Polres Wonogiri Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT

Bantuan hukum terhadap kasus KDRT seperti mencegah, menindak pelaku, dan melindungi korban dijamin oleh negara.

Kasus Narkoba, Polres Sragen Tangkap 2 Warga Karangmalang dan Sidoharjo

Dua warga ditangkap Polres Sragen terkait kasus narkoba. Satu tersangka terjerat kasus kepemilikan sabu-sabu, lainnya terjerat kasus kepemilikan obat terlarang.

Ini Alasan Pengantin Wajib Tebar Benih Ikan di KUA Karanganom Klaten

Kewajiban pengantin tebar benih ikan di KUA Karanganom bermula dari kondisi Sungai Karanganom di depan kantor KUA sering dipenuhi sampah.

Misterius, Jeruk Berisi Benda Diduga Sabu-Sabu Dilempar ke Rutan Solo

Bungkusan plastik berisi jeruk yang di dalamnya ada paket diduga sabu-sabu dilempar oleh seseorang dari luar tembok ke dalam Rutan Solo, Kamis (27/1/2022) pagi.

Dinkes Karanganyar Tak Berani Minta Banyak Dosis Vaksin Booster

Dinkes Karanganyar mendapatkan tambahan 1.000 dosis vaksin booster jenis Astrazeneca dari pemerintah pusat.