BURSA KERJA KLATEN : Perusahaan Tekstil Hingga Warung Soto Tawarkan Lowongan

BURSA KERJA KLATEN : Perusahaan Tekstil Hingga Warung Soto Tawarkan Lowongan

SOLOPOS.COM - Pencari kerja memadati area job fair atau bursa kerja yang digelar Pemkab Klaten di Gedung Sunan Pandanaran, Selasa (18/10/2016). Sebanyak 9.161 lowongan kerja ditawarkan selama bursa kerja yang digelar hingga Rabu (19/10/2016) itu. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

Bursa kerja Klaten, Pemkab Klaten mengadakan bursa kerja yang diikuti mulai dari perusahaan tekstil hingga warung soto.

Solopos.com, KLATEN — Sri Teguh Yuwono, 21, warga Desa Klepu, Ceper, mempersiapkan berkas surat lamaran kerja di panggung di Gedung Sunan Pandanaran, Selasa (18/10/2016) pagi.

Mengenakan kemeja dan celana panjang warna hitam, lulusan SMAN 1 Ceper Jurusan IPA tersebut menata berkas lamaran mulai dari foto berwarna, surat lamaran kerja ditulis tangan, daftar riwayat hidup, serta ijazah dengan rapi lalu dimasukkan amplop cokelat.

Dengan percaya diri, Teguh menyerahkan amplop berisi berkas persyaratan lamaran kerja itu ke petugas salah satu stan perusahaan peserta job fair atau bursa kerja. “Mendaftar ke Naga Mas Motor jadi customer service. Mudah-mudahan diterima,” kata pria yang saat ini bekerja menjaga counter ponsel itu saat diwawancarai Solopos.com.

Tak hanya satu, Teguh membawa dua berkas lamaran kerja untuk diserahkan ke perusahaan lain. “Belum tahu mau dimasukkan ke mana lagi. Ini baru lihat-lihat dulu,” katanya.

Sebanyak 50 perusahaan mengikuti bursa kerja Pemkab Klaten di Gedung Sunan Pandanaran, Selasa-Rabu (18-19/10/2016). Perusahaan peserta bursa kerja itu beragam mulai perusahaan tekstil seperti PT Danliris dan Sritex hingga warung soto seperti Soto Sedap.

Bursa kerja tersebut menyedot ribuan pencari kerja yang terus berdatangan. Sebagian pencari kerja sudah memantapkan pilihan melamar ke perusahaan peserta bursa kerja. Namun, ada juga yang masih bingung.

“Saya enam bulan ini pulang ke Klaten. Sebelumnya bekerja di Jakarta. Belum tahu ini mau daftar perusahaan apa,” kata Nanung, 24, pria asal Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo.

Kepala Dinsosnakertrans Klaten, Surti Hartini, mengatakan 50 perusahaan peserta bursa kerja berasal dari Soloraya dan luar Jawa. Perusahaan peserta bursa kerja beragam seperti perusahaan tekstil, pakaian jadi, penerbitan dan percetakan, perdagangan, jasa keuangan dan perbankan, industri baja, serta furnitur.

Selain itu, terdapat perusahaan peserta bursa kerja dengan penempatan kerja di wilayah Batam hingga luar negeri. Sementara itu, jumlah lowongan pekerjaan yang ditawarkan sebanyak 9.161 lowongan pekerjaan misalnya tenaga produksi, tenaga usaha jasa, tenaga usaha penjualan, tenaga tata usaha, teknisi, dan ketatalaksanaan.

Jumlah pencari kerja di Klaten hingga September 2016 tercatat 19.623 orang. Jumlah itu terdiri atas 13.813 pria dan 5.810 perempuan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Dapat Keluhan PPKM Diperpanjang dari Pedagang, Begini Jawaban Satpol PP Wonogiri

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonogiri menerima beberapa keluhan dari sejumlah pedagang terkait perpanjangan PPKM.

Telan Anggaran Rp18,3 Miliar, Gedung MPP Sukoharjo Mulai Dibangun

Gedung Mal Pelayanan Publik atau MPP Sukoharjo mulai dibangun oleh pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp18,3 miliar.

KAI Hadirkan Corak Lokomotif Khusus Meriahkan HUT ke-76 RI, Ini Tampilannya

PT KAI memeriahkan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia dengan memasang livery khusus pada lokomotif dan kereta serta ornamen lainnya.

Innalillahi, Anggota Satpol PP Wonogiri Meninggal karena Covid-19

Kabar duka datang dari Satpol PP Wonogiri. Salah satu anggota Satpol PP Wonogiri, Jaka Prihanta, meninggal dunia karena terpapar Covid-19, Sabtu (31/7/2021).

Anthony Ginting Gagal Melaju Final

Anthony Ginting gagal melaju ke final Olimpiade Tokyo 2020

Balap Liar di Jalan Ahmad Yani Sukoharjo, 33 Pemuda Dicokok Polisi

Tim Pandawa Polres Sukoharjo membubarkan aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani, Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB.

Kasus Covid-19 di Boyolali Menurun, Sudah Sepekan di Zona Kuning

Sudah sejak sepekan terakhir, Kabupaten Boyolali berada di zona risiko rendah atau zona kuning terkait persebaran Covid-19.

Lezatos! Sambal Tumpang Sorsi Kuliner Andalan di Sragen, Cuma Rp5.000 Hlo

Saat berkunjung ke Kabupaten Sragen jangan sampai melewatkan kuliner legendaris, sambal tumpang sorsi yang murah dan lezat.

Berpotensi Untung Besar, Pemuda Wonogiri Isi Waktu Luang dengan Budidaya Porang

Para pemuda di Wonogiri mulai tertarik membudidayakan porang karena tanaman itu dinilai mempunyai keunggulan lebih dibandingkan tanaman lain.

Anthony Ginting Gagal ke Final Olimpiade 2020, Masih Berpeluang Raih Perunggu

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melaju ke babak final cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.

Kabar Baik, BOR Rumah Sakit Covid-19 di Karanganyar Mulai Turun

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Karanganyar sudah mulai turun.