Tutup Iklan

Buron Pembunuh Pengikut Dimas Kanjeng Menyerahkan Diri

Buron Pembunuh Pengikut Dimas Kanjeng Menyerahkan Diri

SOLOPOS.COM - Dimas Kanjeng Taat Pribadi (Facebook.com)

Seorang buron tersangka yang terlibat pembunuhan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi menyerahkan diri.

Solopos.com, SURABAYA -- Satu pelaku yang sempat buron karena terlibat kasus pembunuhan dua pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yakni Ismail dan Abdul Gani, akhirnya menyerahkan diri ke Polda Jatim, Kamis (6/10/2016). Pelaku bernama Murdianto asal Kediri ini datang ke Polda Jatim dengan diantar anak angkatnya.

Tersangka langsung masuk ke ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas. “Satu pelaku pembunuhan terhadap pengikut Taat Pribadi, hari ini menyerahkan diri pada kami,” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol RP Argo Yuwono, kepada wartawan saat dimintai konfirmasi, dikutip Solopos.com dari Okezone.

Menurut Argo, petugas langsung menahan tersangka untuk selanjutnya diperiksa penyidik. Pelaku diduga ikut dalam perencanaan pembunuhan terhadap dua pengikut Dimas Kanjeng. Dengan menyerahnya Murdianto pada petugas, kini masih tersisa dua pelaku lain yang masih buron. Baca juga: Tak Ada Bungker, Polisi Temukan Singgasana & Mahkota Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Polda Jatim menghimbau pada dua pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu supaya menyerahkan diri. Hingga kini, Polda Jatim sudah menangkap enam tersangka kasus pembunuhan terhadap dua pengikut Dimas Kanjeng. Sebanyak empat tersangka sudah dilimpahkan ke Kejaksaan karena berkasnya sudah P21. Sedangkan berkas Dimas Kanjeng sendiri masih belum dilimpahkan karena belum P21.

Diberitakan sebelumnya oleh Solopos.com, dalam rekonstruksi beberapa hari lalu, para tersangka menerima perintah dari Dimas Kanjeng melalui telepon dari Muryat Subianto yang masih buron. Perintah itu diterima oleh Wahyudi, yang kemudian diteruskan kepada Wahyu Wijaya. Sempat terjadi pertemuan di Asrama Putra untuk membahas perintah itu. Baca juga: Marwah Daud Percaya Emas Palsu Jadi Asli Kalau Disentuh Dimas Kanjeng.

Selanjutnya, ada pertemuan tiga tersangka di sebuah tenda depan aula padepokan. Saat itu, para tersangka memasukkan jasad Abdul Ghani ke dalam kantong plastik sebelum dibawa keluar kota untuk dibuang dengan mobil. Mobil tersebut dikemudikan oleh Rahmat Dewaji, anggota TNI AU yang akan menjalani proses hukum kemiliteran.

Rahmat membawa mobil tersebut bersama Wahyu dan Boiran, yang kini juga masih buron. Sebelumnya, mayat Ghani ditemukan mengambang di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, pada 14 April 2016 atau sehari setelah pembunuhan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 80 Orang, 6 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak di Kabupaten Klaten berasal dari Kecamatan Manisrenggo, yakni mencapai 17 orang.

Ivermectin Viral Disebut Obat Covid-19

Ivermectin yang lazim digunakan untuk mengobati berbagai jenis infestasi parasit viral disebut sebagai obat virus corona pemicu Covid-19.

Wales 1-1 Swiss: Hasil Seri Pertama Euro 2020

Swiss memimpin lebih dulu lewat gol Breel Embolo dan Wales menyamakan kedudukan lewat Kieffer Moore.