Buron 3,5 Tahun, Tersangka Pembunuhan di Jepara Ditangkap

Aparat Polres Jepara menangkap seorang tersangka kasus pembunuhan bermotif perselingkuhan yang telah menjadi buron selama 3,5 tahun.

 Ilustrasi pembunuh. (cinemaknifefight.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembunuh. (cinemaknifefight.com)

Solopos.com, JEPARA — Aparat Polres Kabupaten Jepara menangkap seorang tersangka kasus pembunuhan berlatarbelakang perselingkuhan yang telah menjadi buronan selama 3,5 tahun. Tersangka ditangkap saat tengah menjalani karantina di Jakarta, seusai pulang dari Malaysia, Jumat (14/1/2022).

“Tim Resmob mencari keberadaan tersangka dan didapat informasi tersangka sedang melaksanakan karantina di Jakarta,” ujar Kapolres Jepara, AKBP Warsono, dikutip Murianews.com, Rabu (19/1/2022).

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Tersangka yang ditangkap itu berinisial MY. Ia merupakan kakak kandung tersangka utama, YF, 40, warga Muryolobo, Kecamatan Nulamsari, Kabupaten Jepara, yang diduga melakukan pembunuhan terhadap AS, 30, warga Kendeng Sidialit, Kecamatan Welahan. Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada 30 Juli 2018 lalu di sebuah SPBU di Kriyan, Jepara.

Baca juga: Jepara Pernah Jadi Kota Pelabuhan Terbesar Berkat Ratu Kalinyamat

Kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi sakit hati karena korban berselingkuh dengan LA, yang merupakan istri YF. Awalnya, YF mengetahui percakapan istrinya dengan AS saat memeriksa handphone LA. Dalam percakapan itu terungkap jika LA dan AS akan bertemu di SPBU Kriyan, Kecamatan Kalinyamat.

Mengetahui itu, YF berpamitan pada istrinya jika akan pergi kerja ke Malaysia. “Namun, YF tidak benar-benar pergi ke Malaysia. Dia hanya berpura-pura,” terang Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Rachrur Rozi.

YF kemudian menceritakan pada kakaknya, MY dan adiknya MS jika istrinya akan bertemu dengan selingkuhannya itu di SPBU Kriyan. Ia pun meminta MY dan MS mengawasi dari dalam mobil.

YF kemudian membuntuti istrinya di lokasi pertemuan dengan AS. YF pun memergoki AS tengah bersama LA hingga akhirnya terjadi pertikaian.

Baca juga: Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Jepara, Polisi Bilang Bukan Korban Pembunuhan

“Melihat perkelahian tersebut, MY dan MS turun dari mobil dan mendekat. Dan langsung ikut melakukan pengeroyokan secara bersama-sama dengan tangan kosong,” jelas Rozi.

Pada saat bersamaan, YF mengambil celurit dari motornya lalu membacok kepala AS. Kemudian AS dibiarkan tergeletak begitu saja. AS sempat meminta pertolongan warga hingga dilarikan ke RSUD RA Kartini. Namun setelah menjalani perawatan selama dua jam, korban meninggal dunia.

Mengetahui korban meninggal dunia, ketiga kakak beradik itu pun kabur ke Malaysia. Namun, MY pulang ke kampung halamannya hingga akhirnya diringkus polisi. Sedangkan YF dan MS hingga saat ini masih dalam pengejaran.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kolaborasi Banyak Pihak Mendukung Keberhasilan Revitalisasi Bahasa Jawa

+ PLUS Kolaborasi Banyak Pihak Mendukung Keberhasilan Revitalisasi Bahasa Jawa

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengajak banyak pemangku kepentingan berkolaborasi merevitalisasi bahasa Jawa. Bahasa Jawa merupakan satu dari 38 bahasa daerah yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia.

Berita Terkini

Kolaborasi Banyak Pihak Mendukung Keberhasilan Revitalisasi Bahasa Jawa

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengajak banyak pemangku kepentingan berkolaborasi merevitalisasi bahasa Jawa. Bahasa Jawa merupakan satu dari 38 bahasa daerah yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia.

CFD Semarang Kembali Dibuka, Inilah 10 Ruas Jalan Ditutup

CFD kembali dibuka di Kota Semarang setelah sebelumnya ditutup sejak pandemi Covid-19, Minggu (26/6/2022). 

Kecamatan Tersepi di Semarang Punya Kawasan Industri

Inilah kecamatan tersepi atau paling lengang di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit.

Pemerintah Jepara Bakal Tambah Satu SMP Negeri, Ini Lokasinya

Pemerintah Kabupaten Jepara berencana menambah satu lagi SMP negeri di Kecamatan Mlonggo.

Meriah! Begini Serunya Kirab Sedekah Bumi di Siwalan Semarang

Kirab sedekah bumi digelar warga Siwalan, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bahasa Indonesia Disebut Ikut Andil Dalam Kemunduran Bahasa Jawa

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Uswatun Khasanah menyebut, bahwa bahasa Indonesia ikut andil dalam kemunduran bahasa Jawa.

Anggota PMR PMI Grobogan Buat Peta Risiko Bencana di Sekolah

Anggota Palang Merah Remaja atau PMR PMI Grobogan membuat peta risiko bencana di sekolah atau bahaya, kerentanan, risiko dan kapasitas (BKRK) di sekolah.

Magelang Punya 11 Kampung Religi, Ini Daftarnya

Pemerintah Kota Magelang menetapkan 11 kampung religi di wilayahnya, berikut daftarnya.

PAN Kudus Usulkan Anies dan Ganjar Sebagai Bakal Capres

DPD PAN Kabupaten Kudus memasukan nama Gubernur DKI, Anies Baswedan, dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dalam daftar 10 nama bakal capres 2024.

Kapolri Sambangi Kediaman Ketua PKB Jateng, Ada Apa?

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke kediaman Ketua DPW PKB Jateng, Yusuf Chudlori atau yang karib disapa Gus Yusuf.

Kecamatan Terkecil di Semarang, Luas 5,17 Km Persegi, Punya Banyak Mal

Inilah dia kecamatan terkecil di Kota Semarang, Jawa Tengah atau Jateng, yang hanya memiliki luas wilayah sekitar 5,17 km persegi atau 1,38% luas wilayah Kota Semarang.

Daftar Desa di Jawa Tengah dengan Nama Unik, Nomor Enam Terdengar Horor

Berikut daftar desa di Jawa Tengah atau Jateng yang memiliki nama unik, ada Kandangsapi dan juga Setan.

Walah! Sepasang Kekasih Pelaku Curanmor di Banjarnegara Dibekuk Polisi

Satreskrim Polres Banjarnegara menangkap sepasang kekasih pelaku pencurian kendaraan bermotor di salah satu indekos di Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara.

Mantap! Juara Regional, Tim Robotika Upgris Lolos ke Final KRI 2022

Tim robotika Universitas PGRI Semarang atau Upgris lolos ke putaran nasional Kontes Robot Indonesia atau KRI 2022 yang digelar di ITS, akhir Juni nanti.

Tambah Kapasitas Energi Panas Bumi, PT Geo Dipa Gali 5 Sumur Baru

PT Geo Dipa akan mengebor lima sumur baru di Wilayah Kerja Dieng Unit II. Satu sumur sudah diujicobakan.