Bupati Wonogiri Janji Tak akan “Ngakali” Anggaran untuk Menang di Pilkada 2020

Bupati Wonogiri menyatakan tak akan menyisipkan anggaran tertentu untuk kepentingan pemenangannya di Pilkada 2020.

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek) saat berbincang dengan wartawan di teras Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (12/8/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI -- Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyatakan tak akan menyisipkan anggaran tertentu pada APBD 2020 perubahan untuk kepentingan pemenangannya di Pilkada 2020.

Calon bupati dari PDIP tersebut bahkan mempersilakan warga turut mencermati dan mengawal pembahasan rancangan APBD perubahan di DPRD.

Bupati yang akrab disapa Jekek itu memastikan pengelolaan perubahan anggaran 2020 bersih dari praktik selip menyelipkan anggaran untuk kepentingan pribadinya di Pilkada 2020.

Banyak Cagar Budaya di Kawasan Terdampak Tol Solo-Jogja, BPCB Terjunkan Tim Ke Klaten

Masyarakat tak perlu khawatir karena tata kelola anggaran akan selalu diawasi lembaga terkait, seperti Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK. BPK akan mengaudit pengelolaan anggaran.

Apabila ada anggaran yang mencurigakan, BPK pasti menemukannya. Setiap mengaudit BPK memberi rekomendasi-rekomendasi yang harus dilaksanakan. Bupati pun tak ingin mempertaruhkan sistem akuntabilitas kinerja Pemkab Wonogiri yang selama ini dinilai baik oleh pemerintah pusat.

“Penyelenggaran pengelolaan anggaran yang tepat dan sesuai harapan publik selalu menjadi komitmen saya. Toh publik pun boleh mengontrol,” kata Bupati.

10 Berita Terpopuler: 7 Kecamatan di Grobogan Berubah dari Zona Merah ke Zona Kuning

Bukan Karena Yakin Menang

Dia menegaskan dirinya tak memiliki kepentingan pribadi dalam mengelola anggaran APBD 2020 perubahan.

Bukan karena merasa percaya diri bakal memenangi Pilkada 2020, tetapi Bupati Jekek sejak awal ingin anggaran digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Wonogiri secara menyeluruh. Hal itu sebagaimana diimplementasikan dalam program prioritas.

Jauh-Jauh ke Indonesia, Cewek Blonde Ini Batal Syuting Porno Gegara Tak Dapat Izin

Bupati menilai dengan merealisasikan program yang berpihak pada rakyat dengan sendirinya rakyat tahu siapa yang layak dipilih. Untuk menentukan sikap pada pilkada, 9 Desember 2020, masyarakat akan mempertimbangkan apa yang dirasakan selama empat tahun terakhir.

“Tidak perlu menyelip-nyelipkan anggaran. Ketika program-program yang dilaksanakan legitimate, sesuai harapan publik, publik bisa menilai sendiri,” imbuh Bupati.

Ketua Komisi I DPRD Wonogiri, Bambang Sadriyanto, melalui laporan tertulis meminta Pemkab Wonogiri mengoptimalkan pemanfaatan belanja tak terduga. Hal itu agar sisa lebih penggunaan anggaran atau silpa tidak besar pada akhir tahun anggaran 2020.

Berita Terbaru

Kompak! 6 Parpol Deklarasikan Yuni-Suroto Jadi Cabup-Cawabup Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Pimpinan enam partai politik (parpol) secara resmi mendeklarasikan pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Suroto (Yuni-Suroto)...

Luar Biasa! Bajo Siapkan 5.000 Saksi Awasi Coblosan Pilkada Solo 2020 di 1.231 TPS

Solopos.com, SOLO -- Tim Pemenangan Calon Independen, Bajo, menyiapkan 5.000-an saksi untuk mengawal jalannya coblosan Pilkada Solo, 9 Desember...

Gibran-Teguh dan Bajo Siapkan Strategi Khusus Jika Tahapan Pilkada Solo 2020 Jalan Terus, Apa Itu?

Solopos.com, SOLO -- Pasangan cawali-cawawali Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa maupun Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) sama-sama siap untuk terus menjalani...

Mendagri Larang Pengumpulan Massa saat Penetapan Calon Kepala Daerah

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melarang pengumpulan massa saat tahapan penetapan dan pengundian nomor...

Gerakan Coblos Kotak Kosong Mulai Menggeliat di Sragen

Solopos.com, SRAGEN - Target angka partisipasi 77,5% untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Pilkada Sukoharjo: Tim Pemenangan Etik-Agus Laporkan Sejumlah Akun Medsos Ke Polisi, Kenapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Tim pemenangan pasangan calon bupati-calon wakil bupati Pilkada Sukoharjo 2020, Etik Suryani-Agus Santosa atau Etik-Agus melaporkan...

KPU Wonogiri Imbau Tim Pemenangan Paslon Bentuk Satgas Covid-19

Solopos.com, WONIGIRI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri mengimbau kepada kedua paslon bupati dan wakil bupati Wonogiri pada pilkada...

Pemkab Klaten Klaim Belum Ada Laporan Pelanggaran Netralitas PNS di Pilkada

Solopos.com, KLATEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengaku belum pernah memperoleh laporan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) atau...

DPS Pilkada Solo 2020: Perempuan Lebih Banyak Ketimbang Laki-Laki

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo mengumumkan daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020 sebanyak 419.287...

Pilkada Solo: Paslon Bajo Bidik Nomor Urut 01, Ini Alasannya

Solopos.com, SOLO -- Tim pemenangan pasangan cawali-cawawali dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, membidik nomor urut 01...