Kategori: Sukoharjo

Bupati Wardoyo Siap Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Sukoharjo


Solopos.com/R Bony Eko Wicaksono

Solopos.com, SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo bakal menjadi orang pertama penerima vaksin Covid-19. Program vaksinasi tahap I bakal menyasar 7.223 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di wilayah Sukoharjo.

Vaksin Sinovac yang dikirim Satgas Penanganan Covid-19 Nasional tiba di Jawa Tengah pada Senin (4/1/2021) dini hari. Vaksin Covid-19 itu disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan Jawa Tengah sebelum didistribusikan ke 35 kabupaten/kota.

Rencananya, vaksin tersebut didistribusikan ke setiap daerah pada pekan ini. Program vaksinasi tahap I direncanakan dilaksanakan pada 14 Januari 2021 dengan target sasaran nakes yang menjadi garda terdepan menahan laju persebaran pandemi Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Ngegas! Boyolali Tambah 200 Kasus Positif Covid-19

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo telah memetakan calon penerima vaksin Covid-19 dan menyiapkan infrastruktur program vaksinasi di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes).

“Pak Bupati dan saya bakal menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19. Namun, saya belum bisa menyampaikan waktu pelaksanaan vaksinasi. Vaksin belum tiba di Sukoharjo,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (5/1/2021).

Yunia menyebut jumlah nakes penerima vaksin Covid-19 di Sukoharjo sebanyak 7.223 orang. Namun, Yunia belum mengetahui secara jelas jumlah kuota penerima vaksin di Sukoharjo. Dia masih menunggu informasi terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Tengah.

Tok! Terdakwa Pembunuhan Banyuanyar Solo Divonis Seumur Hidup

Program vaksinasi bakal dilaksanakan di sejumlah faskes seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik.

“Rencananya, proses vaksinasi dilakukan hanya dua hari sehingga jumlah faskes ditambah dari 16 faskes menjadi 26 faskes. Seluruh rumah sakit dan puskesmas dimanfaatkan untuk melaksanakan program vaksinasi yang digulirkan pemerintah,” ujar dia.

Pemkab telah menyiapkan anggaran senilai kurang lebih Rp700 juta untuk mendukung infrastruktur program vaksinasi di setiap kecamatan. Anggaran itu digunakan untuk membiayai distribusi, sarpras faskes dan kegiatan sosialisasi program vaksinasi.

Chaca Sherly Eks Trio Macan Korban Meninggal, Ini Kronologi Laka Karambol di Tol Semarang

Kepala DKK Sukoharjo itu menjelaskan vaksin berfungsi membentuk kekebalan tubuh terhadapi penyakit. Vaksin bisa memperlemah virus yang masuk ke dalam tubuh. Namun demikian, penerima vaksin tetap dianjurkan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air serta menjaga jarak.

“Untuk vaksinasi tahap II dan selanjutnya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pemberian vaksin dari pemerintah pusat. Saya juga belum tahu apakah vaksin Sinovac digunakan untuk vaksin tahap II dan selanjutnya,” papar dia.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita