Bupati Tak Ingin Ada Omicron di Kabupaten Grobogan

Pemkab Grobogan tetap melakukan antisipasi, namun tidak ingin ada kasus Omicron di Grobogan.

Arif Fajar Setiadi - Solopos.com
Kamis, 27 Januari 2022 - 19:47 WIB

SOLOPOS.COM - Bupati Grobogan Sri Sumarni (kiri) saat meninjau gedung baru di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi didampingi Direktur RSUD dr. Edi Mulyanto (tengah), Kamis (27/1/2022). (Solopos.com/Arif Fajar S)

Solopos.com, PURWODADI – Varian baru Covid-19, Omicron ditemukan di beberapa wilayah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan tak ingin varian baru tersebut masuk ke Kabupaten Grobogan.

“Alhamdulillah di Grobogan belum ada dan harus tidak ada varian baru Covid-19, Omicron,” kata Bupati Sri Sumarni saat meresmikan bangunan ruang operasi dan ruang ICU RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi, Kamis (27/1/2022).

Kendati demikian, lanjut Bupati, pihaknya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan dan jajarannya termasuk rumah sakit yang ada di Kabupaten Grobogan sudah bersiap. Karena masyarakat harus mendapatkan layanan kesehatan yang baik.

“Tetap diantisipasi, namun saya berharap tidak ada kasus Omicron. Memang sampel sudah dikirim ke Semarang namun belum dan berharap tidak ada kasus Omicron. Untuk itu masyarakat harus tetap taat protokol kesehatan,” lanjut Bupati Grobogan.

Baca juga: Netizen Geger! Bupati Husein Prediksi Omicron Sudah Masuk Banyumas

Gedung dua lantai di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi yang diresmikan tersebut dibangun dengan APBD 2021 melalui sumber dana DAK sebesar Rp23,3 miliar. Ruang ICU menempati lantai satu dengan luas 1.296 meter persegi. Memiliki kapasitas 20 tempat tidur dan ruang Ruang Central Sterile Supply Departemen (CSSD).

Sedangkan lantai dua dengan luas bangunan 1.442 meter persegi digunakan sebagai ruang operasi dengan tujuh kamar operasi. Terdiri dari tiga kamar operasi dilengkapi Modular Operating Theatre (MOD). Empat kamar operasi akan dilengkapi sarana prasarana secara bertahap.

Keberadaan gedung yang dipergunakan sebagai ruang ICU dan ruang operasi, menurut Bupati Grobogan menjadikan sarana fisik RSUD semakin lengkap. “Selanjutnya tinggal mengisi kelengkapan peralatan kesehatan. Ini tugas Direktur RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi [dr. Edi Mulyanto] sehingga mendukung peningakatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Bupati.

Baca juga: Polres dan BIN Gelar Vaksinasi di Grobogan, Tapi Beda Sasaran

Menurut Bupati, pembangunan fisik bidang kesehatan, di samping RSUD, Pemkab Grobogan juga melanjutkan pembangunan gedung RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug, serta rehabilitasi beberapa Puskesmas.

Sementara Direktur RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi, Edi Mulyanto mengatakan untuk ruang ICU kapasitasnya 20 tempat tidur. Terbagi enam tempat tidur untuk anak-anak , tiga untuk ruang isolasi dan sisanya untuk pasien umum.

“Untuk ruang Central Sterile Supply Departemen [CSSD] sudah siap tinggal kita pindahkan peralatannya. Insya Allah ruang ICU dan ruang operasi akan kita operasikan pada tahun ini juga,” jelas Edi.

 

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif