Bupati Sri Mulyani Meminta Warga Jujur Terkait Covid-19
Sri Mulyani (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Bupati Klaten, Sri Mulyani, meminta kepada seluruh warga di Kabupaten Klaten mengutamakan kejujuran di tengah pandemi Covid-19. Hal ini penting agar kejadian seperti di Ngerangan, Bayat, tidak terulang lagi pada masa mendatang.

Bupati berpesan setiap warga yang dinyatakan positif Covid-19, anggota keluarganya harus melapor kepada Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Desa atau pun tingkat RW.

Penekanan terkait sikap kejujuran itu menanggapi kasus pemakaman jenazah Covid-19 di Ngerangan, Kecamatan Bayat, beberapa waktu lalu. Sebelum meninggal dunia, TK, 53, warga setempat ternyata sudah dinyatakan sebagai pasien positif Covid-19.

Awas! 80% Pembawa Virus Corona di Indonesia Tanpa Gejala Covid-19

Saat dimakamkan, warga tak mengetahui informasi tersebut. Saat pemakaman, warga pun banyak yang mengabaikan protokol pencegahan Covid-19. Hal itu seperti tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak satu sama lain.

"Kejujuran paling utama. Jika memang ada yang positif Covid-19, harus segera diinformasikan ke Gusgas PP Covid-19 tingkat Desa atau pun di RW. Bisa juga ke tokoh masyarakat. Ini untuk mencegah persebaran virus corona itu sendiri," kata Bupati Klaten, Sri Mulyani, saat ditemui wartawan di Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Sabtu (6/6/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho