Bupati Sragen Yuni Sukowati Ajukan Rehabilitasi ke PDIP Setelah Mundur dari Gerindra

Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang kini masih menjabat Bupati Sragen mengajukan rehabilitasi keanggotaan dalam Kongres PDIP di Bali, beberapa waktu lalu

Bupati Sragen Yuni Sukowati Ajukan Rehabilitasi ke PDIP Setelah Mundur dari Gerindra

SOLOPOS.COM - Tri Rahayu Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memutar kambing guling di atas bara api saat berkemah bersama pejabat eselon di Taman Sukowati Sragen, Sabtu (27/4) malam.

Solopos.com, SRAGEN — Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang kini masih menjabat Bupati Sragen mengajukan rehabilitasi keanggotaan dalam Kongres PDIP di Bali, beberapa waktu lalu.

Yuni dipecat sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) per 1 Desember 2015 berdasarkan Surat Keputusan (SK) No. 76/KPTS/DPP/XII/2015 lantaran maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2015 lewat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pengajuan permohonan rehabilitasi sebagai kader PDIP tersebut dilakukan Yuni setelah mengundurkan diri sebagai kader Partai Gerindra Sragen, Juli lalu. Sebelumnya, Yuni mendapat kepercayaan sebagai Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra Sragen.

Sekretaris DPC PDIP Sragen, Suparno, saat ditemui Solopos.com di Gedung DPRD Sragen, Senin (12/8/2019), menyampaikan Yuni mengajukan permohonan rehabilitasi ke DPP PDIP pada Juli lalu. Suparno mendapat tembusan surat dari DPP pada H-5 Kongres V PDIP di Bali.

“DPC disurati untuk mendatangkan yang bersangkutan [Yuni] dalam Sidang Komisi Rehabilitasi Kongres V PDIP di Bali. Dalam sidang komisi itu, saya sampaikan yang bersangkutan, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, sedang beribadah haji atas izin Kementerian Dalam Negeri [Kemendagri]. Saya juga sampaikan isi surat beliau [Yuni] yang intinya minta rehabilitasi,” ujar Suparno.

Suparno menyampaikan kronologi surat permohonan rehabilitasi dari Yuni didampingi Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah. Setelah mengkaji dan mendengarkan kronologi surat yang dibacakan, Komisi Rehabilitasi DPP menginstruksikan Yuni agar membuat resume kronologi pemecatan dan komitmen terhadap partai ke depan.

“Resume itu berisi kronologi beliau masuk partai dan sudah menjabat apa saja di PDIP, termasuk pernah maju pilkada lewat rekomendasi partai lain. Semua kronologinya itu kemudian disuruh mengantar ke DPP PDIP didampingi struktural DPC. Kapan waktunya, ya saya menunggu beliau kembali ke Tanah Air. Saya melihat permohonan rehabilitasi beliau akan dikabulkan,” ujar Suparno.

Suparno ingat Yuni pernah menduduki struktural DPC PDIP Sragen sebagai wakil ketua bidang. Suparno mengaku tidak tahu menahu terkait pemecatan Yuni dari PDIP pada 2015 lalu. Dia meyakini munculnya surat pemecatan kala itu sudah melalui kajian di DPP.

“Saat itu saya masih di PAC. Dengan rehabilitasi itu kalau diterima berarti Mbak Yuni menjadi kader PDIP. Kalau jadi calon PDIP dalam pilkada itu keputusan DPP. Kalau DPC hanya mengusulkan nanti. Siapa yang diusulkan, kami belum berpikir ke sana,” ujarnya.

Sementara itu, Yuni yang masih menjalankan ibadah haji di Tanah Suci belum bisa dimintai konfirmasi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.

Lima Makanan dan Minuman Ini Mampu Atasi Dehidrasi

Jangan abaikan rasa haus apalagi di musim kemarau, karena itu salah satu sinyal bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi.

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.