Tutup Iklan

Bupati Sragen Minta Semua Pelayanan Publik Wajib Pakai PeduliLindungi

Bupati Sragen mengaku sulit untuk bisa memasang aplikasi PeduliLindungi karena harus mendapatkan izin dari Kemenkominfo.

 Aplikasi PeduliLindungi. (Antara)

SOLOPOS.COM - Aplikasi PeduliLindungi. (Antara)

Solopos.com, SRAGEN — Pemkab Sragen mulai mewajibkan semua instansi pelayanan publik untuk memasang aplikasi PeduliLindungi. Ini untuk memastikan siapa pun yang datang telah divaksin dan meminimalkan penyebaran Covid-19.

Pemasangan PeduliLindungi itu dimulai dari pusat-pusat pelayanan publik, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Kemudia Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang menyelenggarakan pelayanan publik.

Instruksi itu disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati secara lisan kepada para pimpinan OPD, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: 1.556 Keluarga di 4 Kecamatan di Sragen Krisis Air Bersih

“Semua pelayanan publik di Sragen wajib memasang aplikasi PeduliLindungi, baik untuk warga yang membutuhkan pelayanan maupun bagi pegawai yang memberi pelayanan. Saya tidak perlu mengeluarkan surat. Saya berpidato saja sudah semua dilaksanakan para pimpinan OPD,” ujar Yuni, sapaan akrabnya, saat ditemui Solopos.com, Senin siang.

Yuni mengaku ternyata tidak mudah memasang aplikasi PeduliLindungi, karena harus izin Kemenkominfo. Sejumlaj OPD sudah mengajukan izin ke Kemenkominfo, tetapi selama dua pekan terakhir belum keluar izinnya.

“Pelayanan seperti Dispendukcapil, DPMPTSP, perbankan, dan pelayanan pajak itu harus memakai aplikasi PeduliLindungi supaya yang datang ke kantor itu benar-benar steril. Kalau tidak pakai aplikasi sebenarnya bisa dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin,” jelasnya.

Baca Juga: Muhammadiyah Sragen Bangun MA Pertama, Ini Keunggulannya

Dia menerangkan Sragen masih berada dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Yuni optimistis pada sepekan ke depan Sragen dan daerah-daerah lainnya di Soloraya sudah masuk PPKM level 1.

Untuk masuk ke level 1 itu ada beberapa persyaratan, salah satunya capaian vaksinasi di Soloraya di atas 70%. Dia menyampaikan capaian vaksinasi Sragen sudah mencapai 74% dan capaian vaksinasi warga lanjut usia (lansia) sudah 63%. Kendati capaian vaksinasi tinggi, Yuni menekankan vaksinasi tetap jalan terus.

“Para kepala desa sudah mengeluh karena sulitnya mencari warga sasaran vaksinasi. Selain vaksinasi, penggunaan aplikasi PeduliLindungi itu juga menjadi persyaratan suatu daerah agar turun menjadi level 1. Di Sragen dalam pelayanan harus memastikan warga yang dilayani sudah vaksin. Ini memang satu cara untuk memaksa masyarakat agar mau vaksin,” kata Bupati.

Baca Juga: Dispora Petakan Potensi, Bakal Banyak Desa Wisata Sejarah di Sragen

Kepala Dispendukcapil Sragen Adi Siswanto menyampaikan Dispendukcapil sudah dalam upaya menerapkan aplikasi PeduliLindungi sebagaimana diinstruksikan Bupati.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Semeru Meletus, BPBD Klaten Siaga Antisipasi Bahaya Erupsi Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.

Tiga Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu Karanganyar

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.