Tutup Iklan

Bupati Sragen: Dana Abadi Pesantren Jadi Kado Terindah di Hari Santri

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan pada Hari Santri 2021, para santri mendapat kado istimewa dari Presiden berupa Perpres No. 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang di dalamnya ada dana abadi pesantren.

 (Espos/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - (Espos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN – Para santri di pondok pesantren mendapat kado terindah dari Presiden Joko Widodo berupa Peraturan Presiden (Perpres) No. 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Dalam Perpres tersebut tertuang adanya penyediaan dan pengelolaan dana abadi pesantren untuk peningkatan kualitas pendidikan pesantren. Dana abadi pesantren tersebut tertuang dalam Bab III Pasal 23.

Dalam ketentuan itu, pemerintah menyediakan dan mengelola dana abadi pesantren yang bersumber dan merupakan bagian dari dana abadi pendidikan. Dana abadi pesantren tersebut bertujuan menjamin keberlangsungan program pendidikan pesantren bagi generasi berikutnya sebagai bentuk pertanggungjawaban antargenerasi.

Baca Juga: Kenapa Hari Santri Nasional Diperingati 22 Oktober 2021?

Perpres itu disinggung Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat membacakan sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2021 di halaman kompleks makam Pangeran Sukowati di Pengkol, Tanon, Sragen, Jumat (22/10/2021).

Upacara yang diinisiasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sragen itu dihadiri ratusan orang yang berasal dari unsur organisasi di bawah NU, seperti Muslimat, Fatayat, Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPP, dan PCNu.

Dalam rangkaian upacara itu juga dibacakan Resolusi NU tentang Jihad Fi Sabilillah dan ikrar santri. Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dan Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol (Inf) Anggoro Heri Praktikno ikut mendampingi Bupati Sragen.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi & Hari Santri 2021, Semen Gresik Gelar Istigasah

“Pada Hari Santri tahun lalu ada kado terindah berupa UU No. 18/2019 tentang Pesantren. UU tersebut sebagai rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi pesantren dalam mengembangkan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan. Kemudian pada Hari Santri 2021, para santri mendapat kado istimewa dari Presiden berupa Perpres No. 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang di dalamnya ada dana abadi pesantren,” kata Yuni, sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan itu pula, Yuni mengapresiasi pesantren yang melakukan upaya pengendalian dampak pandemi Covid-19. Dia mengatakan dengan tema Hari Santri Nasional Santri Siaga Jiwa Raga itu bisa siaga dan bangkit dari dampak pandemi.

“Santri juga bekarya untuk memajukan Indonesia. Santri tidak boleh melupakan protokol kesehatan. Masyarakat juga haru sikut siaga jiwa dan raga untuk menaati protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga: Gelar Lomba Penulisan Hari Santri, BPIP Dikritik Fadli Zon Islamophobia


Berita Terkait

Berita Terkini

SMK Muhima Purwantoro Wonogiri Kampanyekan Gerakan Antiperundungan

Para siswa diberi pemahaman tentang bentuk dan dampak buruk perundungan atau bullying untuk mencegah terjadinya perundungan.

Aksi Pencuri Bebek di Jenengan Boyolali Terekam Kamera CCTV

Aksi warga Polanharjo, Klaten, AS, 38, mencuri bebek milik Priyadi, 42, warga Dukuh Jenengan RT 003/RW 001, Desa Jenengan, Kecamatan Sawit, Boyolali, Senin sekitar pukul 02.30 WIB, terekam kamera CCTV.

Pemkab Karanganyar akan Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru

Pemkab Karanganyar akan galang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. Penggelangan dana dimulai dari kalangan ASN Pemkab.

Pakai Kalung Bandul Rajamala, Wali Kota Solo Gibran Tuai Pujian

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menuai pujian dari kalangan pencinta sejarah gara-gara tampil dengan mengenakan kalung berbandul replika Rajamala.

Polsek Miri Sragen akan Siagakan Lagi Posko Penanganan Covid-19

Polsek Miri memperkirakan banyak warga Miri yang nekat mudik pada akhir tahun ini berkaca pada pengalaman Idulfitri lalu.

Sragen PPKM Level 3, Pemeriksaan Vaksinasi dan Swab Test Digencarkan

Pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan langsung dibawa ke tempat isolasi terpadu di Tehcnopark atau Kragilan Sragen.

3.065 Guru Honorer di Sragen Berebut 807 Formasi PPPK

Pada seleksi PPPK tahap I di Sragen hanya terisi 782 lowongan, sehingga digelar seleksi tahap II untuk mengisi 807 lowongan yang tersisa.

Solo Hari Ini: 6 Desember 2014, Berpulangnya Sang Pengusaha Sukses

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 6 Desember 2014, seorang pengusaha sukses asal Solo berpulang. Dia adalah Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) Food, Priyo Hadi Sutanto, yang mengembuskan napas pada usia 64 tahun.

Semester Genap Dimulai 20 Desember, Siswa Karanganyar Tak Libur Nataru

Disdikbud Karanganyar memastikan pembelajaran siswa untuk semester genap dimulai 20 Desember 2021. Sistem pembelajarannya akan dilakukan secara daring alias pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Wahana Baru Wisata Batu Putih Bayat Klaten Ditarik Lagi ke Gudang

Saat ini rata-rata pengunjung Wisata Batu Putih per hari hanya 50 orang.

Jembatan Terpanjang se-Jateng untuk Mendukung Agropolitan Miri Sragen

Kehadiran jembatan penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri, Sragen, bakal memudahkan mobilitas warganya yang selama ini harus melintasi wilayah Boyolali untuk bisa ke Sragen kota.

Waktu Pembangunan Fisik Jembatan Terpanjang se-Jateng Belum Pasti

Besarnya anggaran pembangunan jembatan terpanjang se-Jatenng membuat Pemkab Sragen harus mencari dukungan anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi.

Sragen Bakal Punya Jembatan Terpanjang di Jateng, Kini Pembebasan Lahan

Pemkab Sragen akan membangun jembatan terpanjang di Jawa Tengah penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri. Tahun ini baru memasuki tahap pembebasan lahan.

Ada MCK Kuno Era Mangkunagoro VII di Kestalan Solo, Begini Sejarahnya

Ponten atau MCK kuno di pinggir Kali Pepe, Kestalan, Solo, yang merupakan peninggalan era Mangkunagoro VII terlihat megah dengan arsitektur gaya Eropa.

119 ODHA Karanganyar Putus Pengobatan

Dinkes Karanganyar menyebut orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang pengobatannya belum tuntas sangat berisiko menularkan virus kepada orang lain.