Agus Fatchur Rahman. (dok Solopos)

Sragen (Solopos.com)--Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman, mengaku memiliki utang di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Djoko Tingkir Sragen saat memberi sambutan dalam pembukaan undian berhadiah BPR Djoko Tingkir di Gedung KNPI Sragen, Kamis (10/11/2011).

Pinjaman Bupati tersebut menggunakan jaminan sertifikat rumah pribadi. ''Saya bukan hanya sebagai nasabah tabungan, tapi juga menjadi nasabah pinjaman. Agunan atas pinjaman itu berupa sertifikat rumah warisan orangtua,'' ujar Bupati saat memberi sambutan pembukaan undian berhadiah peduli nasabah BPR Djoko Tingkir.

Meskipun memiliki status jabatan sebagai Bupati, Agus menyatakan tetap membayar utang itu. Menurut dia, tabungan di BPR ini selain dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BPR Djoko Tingkir juga dijamin pemerintah kabupaten (Pemkab).

''Oleh karenanya, para nasabah jangan ragu dan khawatir. Kalau di media ada pemberitaan yang negatif terkait BPR ini, sekarang BPR kembali sehat. Loyalitas terhadap bank ini harus ditingkatkan, saya di sini ini juga sebagai bentuk loyalitas saya sebagai nasabah terhadap
BPR,'' ujarnya.

Dalam kesempatan itu, hadir perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sragen, Budiyono, anggota Dewan Pengawas dan direksi BPR Djoko Tingkir. Undian kali ini juga dihadiri ribuan nasabah.

Hadiah yang diundi meliputi, empat unit motor honda, delapan televisi, almari es dan sejumlah hadiah lainnya. Direktur BPR Djoko Tingkir Sragen, Surono, menerangkan undian hadiah ini bertujuan untuk memberi apresiasi kepada nasabah yang loyal ke BPR ini.

(trh)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten