Bupati Pekalongan Asip Kholbihi. (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, KAJEN — Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mewanti-wanti aparatur sipil negara (ASN) di bawahnya agar bisa menjaga netralitas pada pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Bupati Asip Kholbihi mengatakan bahwa status ASN adalah sebagai pengayom, abdi masyarakat, dan abdi negara sebagaimana yang dijelaskan UU No. 5/2014. "Kami bertugas mengayomi masyarakat dengan kualitas dan hasil yang baik sehingga ASN harus netral berpolitik, melayani publik, ataupun netral dalam membuat kebijakan," tuturnya di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2019).

Dengan menjaga netralitas, ASN mendapat kepercayaan oleh masyarakat secara positif. "Sebagaimana yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo terhadap para menterinya bahwa orientasi kerja adalah pada hasil yang baik, bukan proses," katanya.

Menurut dia, jika hasil kerja ASN dapat dirasakan oleh masyarakat, tentunya citra maupun posisi tawar ASN di mata publik akan makin baik. "Saya berpesan kepada ASN jangan sekalipun memasuki sesuatu yang bukan ranahnya. Kami harus mampu menyikapi perubahan dan mampu meningkatkan kompetensi, daya saing menghadapi perubahan yang ada," katanya.

Ia mengatakan bahwa kompetisi menjadi sangat penting dan mutlak harus dimiliki oleh siapa saja, termasuk ASN dalam melayani masyarakat. Kepada ASN, kata dia, harus bisa menjaga martabat dan pesan Presiden agar bisa bekerja keras, cepat, dan produktif.

"Jangan terlena pada kenyamanan karena kita harus bekerja terus dan itu diperlukan inovasi. Inovasi adalah hal yang mutlak untuk jadi pelayan masyarakat yang baik," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten