Bupati Karanganyar Jadi Imam Salat Idulfitri di Kediaman Pribadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menjadi imam dan khotib Salat Idulfitri di rumah pribadinya di Dukuh Pokoh, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Minggu (24/5/2020). (Espos/Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menjalani Salat Idulfitri di kediaman pribadinya, Dukuh Pokoh, Desa Ngijo, Tasikmadu, Minggu (24/5/2020). Salat itu diikuti oleh keluarga Juliyatmono.

Pelaksanaan salat itu dilakukan di pendapa. Juliyatmono menjadi imam sekaligus khotib Salat Idulfitri.

Pantauan Reporter Solopos.com, Sri Sumi Handayani, barisan saf jemaah Salat Idulfitri juga memperhatikan jaga jarak antarmakmum. Selain itu, para peserta salat juga terlihat mengenakan masker.

Juliyatmono semula berencana memimpin Salat Idulfitri di Alun-alun Karanganyar. Namun, rencana itu ditegur oleh Ombudsman Jawa Tengah yang diterimanya pada Sabtu (23/5/2020).

Ganjar Pranowo Gelar Halalbihalal Secara Virtual, Ini Cara Ikutan

Dalam surat bernomor B/037/HM.02.01-14/V/2020, Ombudsman meminta Bupati Karanganyar mengevaluasi kembali penyelenggaran salat Id di Alun-Alun Karanganyar maupun lokasi lainnya. Hal ini mengingat adanya penetapan bencana non alam persebaran Covid-19 di Indonesia.

Dengan adanya surat tersebut, Yuli, sapaan akrabnya, memutuskan untuk membatalkan penyelenggaraan salat Idulfitri di Alun-Alun Karanganyar. Ia lalu menggantinya dengan salat di rumah masing-masing.

Namun, ia menegaskan keputusan tersebut untuk menghormati orang lain.

"Oleh karena itu, salat Idulfitri yang kita akan laksanakan di Alun-Alun menjadi pemerintah melaksanakannya di rumah masing-masing. Dengan keluarga inti dalam rangka menghormati," ujar Yuli kepada awak media, Sabtu (23/5/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho