Bupati Ingatkan ASN Pakai Bahasa Jawa Banyumasan

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, PURWOKERTO — Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berupaya melestarikan bahasa Jawa dialek Banyumasan untuk menghindari kepunahan. Bupati Banyumas Achmad Husein bahkan berencana menggalakkan kembali kewajiban aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten setempat menggunakan bahasa Jawa Bayumasan setiap hari Kamis.

“Pada awal tahun 2014, Pemkab Banyumas mewajibkan ASN [aparatur sipil negara] menggunakan bahasa Jawa Banyumasan setiap hari Kamis guna menumbuhkan kecintaan dan menghindari kepunahan bahasa daerah,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/6/2019).

Bupati mengatakan hal itu saat beraudiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati bersama pengawas, guru, dan tim penulis buku Mata Pelajaran Bahasa Jawa Banyumas untuk SD dan SMP di Ruang Joko Kahiman, Rumah Dinas Bupati Banyumas. Akan tetapi, sesalnya, kewajiban menggunakan bahasa Jawa Banyumasan setiap hari Kamis itu dalam beberapa waktu terakhir makin dilupakan.

“Kayaknya harus ada paksaan untuk menggunakan bahasa Jawa Banyumasan karena setiap saya melakukan kunjungan, kalau di desa masih cukup bagus, dari 10 anak yang ditanya dengan bahasa Jawa, ada sekitar delapan yang menjawab dengan bahasa Jawa. Kebalikannya, kalau di kota hampir sama sekali tidak ada yang menjawab dengan bahasa Jawa Banyumasan, ada satu-dua anak, itupun di pinggiran Kota Purwokerto,” katanya.

Ia mengatakan dengan dukungan para guru, pihaknya sebagai pengambil kebijakan harus mengambil langkah agar bahasa Jawa Banyumasan tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Banyumas. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih kepada tim guru pelajaran Bahasa Jawa yang diketuai Ani Widowati karena berhasil menyusun buku Mata Pelajaran Bahasa Jawa Banyumasan untuk SD dan SMP.

Dia mengharapkan buku tersebut akan menjadi pedoman dalam pembelajaran dan masyarakat Banyumas tidak merasa rendah diri saat menggunakan dialek Banyumasan. Menurut dia, bahasa Jawa Banyumasan tidak ada batasannya namun ada yang merasa tidak saling menghormati dengan lawan bicara ketika menggunakan bahasa Jawa Banyumasan.

“Kita harus berbuat dengan hati dan ketulusan, bukan sekadar kewajiban agar bahasa ibu ini terus berkembang jangan sampai hilang. Strata bahasa Jawa Banyumasan masih dipengaruhi oleh bahasa Jawa Solo dan Yogyakarta. Saya pribadi sebenarnya suka dengan bahasa ‘nyong rika’ (saya kamu, red.), namun di Banyumas masih merasa kurang menghormati, padahal sebenarnya cara menghormati cukup dilihat dari roman muka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati mengatakan pihaknya telah menerbitkan buku muatan lokal Bahasa Banyumasan yang ditulis oleh guru Bahasa Jawa tingkat SD dan SMP di Kabupaten Banyumas. “Kami memohon izin agar buku tersebut menjadi muatan lokal wajib bagi sekolah di Kabupaten Banyumas,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler : Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tolak Tawaran Bupati Sukoharjo

Bupati Sukoharjo datangi keluarga tinggal di warung wedangan hingga sponsor Persis Solo berlimpah masuk daftar 10 berita terpopuler pagi ini.

Lirik Lagu Markisa dan Terjemahannya - Cinta Laura Kiehl

Berikut ini lirik lagu Markisa dan terjemahannya dari Cinta Laura Kiehl, yang baru saja dirilis pada Kamis, 2 September 2021 di Youtube.

Anak Tidak Diperbolehkan Menangis Semasa Kecil, Ini Dampaknya

Anak laki-laki biasanya tidak diperbolehkan menangis lantaran dianggap tidak pantas melakukan hal itu dan cengeng.

Jelang PTM, Ribuan Pelajar di Kota Madiun Ikuti Vaksinasi Dosis Kedua

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan vaksinasi bagi pelajar sangat penting terlebih bagi pelajar SMA karena sudah mulai menjalani pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kala Presiden Jokowi Tak Puas dengan Kinerja Menantu di Medan

Disentil mertua, Bobby pun memberi penjelasan mengapa Rp1,6 triliun duit APBD Medan masih di bank.

Muhammad Rohani Gantikan Muh. Abdullah sebagai Anggota KPU Boyolali

Muh. Abdullah, yang dinilai telah melanggar kode etik setelah terlibat perkara kesusilaan.

Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Dari dalam terowongan disebut-sebut kerap mengeluarkan gas beracun serta pernah ada yang meninggal dunia

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Jadi Tersangka Kerumunan di Jakarta, Bos HTK Tidak Ditahan

Pihaknya tidak menahan JAS karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara.

Atta Halilintar Datangi Mapolres Jaksel Malam Tadi, Ada Apa?

Konten kreator Savas Fresh menuduhkan masalah utang ke orang lain,

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Sejoli Tipu-Tipu Arisan Online Investasi, Gunakan Selebgram untuk Gaet Peserta

Setiap anggota harus mengikuti arisan mulai Rp1 juta sampai Rp15 juta agar bisa ikut skema investasi.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.