BUNUH DIRI MADIUN : Depresi, Pria 62 Tahun di Sawahan Gantung Diri
Ilustrasi bunuh diri (JIBI/Solopos/Dok.)

Bunuh diri Madiun, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena depresi.

Solopos.com, MADIUN -- Seorang pria berusia 62 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Selasa (27/12/2016).  Pria bernama Kusno, warga Desa Bakur, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, tersebut diduga menderita gangguan jiwa dan depresi.

Jasad Kusno yang menggantung di tiang dapur rumahnya kali pertama diketahui istrinya, Sri Ani, 50, Selasa pagi. Saat itu Ani hendak memasak di dapur dan kaget saat mendapati suaminya sudah terbujur kaku dengan  tubuh menggantung di tiang dapur dengan tali nilon berwarna hijau.

Ani langsung berteriak histeris dan memanggil anaknya, Sumanto, 38. Beberapa menit kemudian sejumlah warga pun berdatangan di rumah Ani. Salah satu warga melaporkan hal itu kepada petugas Polsek Sawahan.

Kapolsek Sawahan, AKP Agung Darmawan, mengatakan dari keterangan keluarga, Kusno diduga depresi atau mengalami gangguan kejiwaan. Agung menyampaikan dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh Kusno.

Kusno meninggal dunia murni karena bunuh diri. "Atas permintaan keluarga, jasad Kusno tidak diautopsi. Selanjutnya, jasad diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," kata dia, Selasa.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom