Bunuh Diri Lagi di Sragen, Kini Penjual Bakso Bakar Gantung Diri

Sebelum bunuh diri, korban sempat membuat adonan bakso bakar bersama istrinya.

 Ilustrasi gantung diri. (Solopos-Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi gantung diri. (Solopos-Dok.)

Solopos.com, SRAGEN–Seorang warga asal Kecamatan Kedawung, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Bunuh diri di Kedawung ini merupakan kasus kedua di Sragen hari ini setelah seorang bapak dan anaknya gantung diri di Kecamatan Gondang, Sragen, Jumat (6/5/2022).

Camat Kedawung, Sragen, Nugroho Dwi Wibowo, kepada Solopos.com, Jumat malam, mengungkapkan kejadian bunuh diri itu diketahui pada pukul 15.00 WIB. Dia mengatakan korban diketahui berinisial S, 35.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kondisi korban yang tergantung itu, kata dia, diketahui kali pertama oleh putrinya yang baru berumur enam tahun.

Baca Juga: Gondang Sragen Geger! Bapak dan Anak Bunuh Diri Bareng

“Setelah melihat kejadian itu, bocah itu langsung memberitahu ibunya. Saat istri korban melihat kondisi suaminya maka langsung berteriak meminta tolong warga setempat. Korban gantung diri di dekat pintu dapur,” katanya.

Salah seorang warga Kecamatan Kedawung, Sugimin, menambahkan korban merupakan penjual bakso bakar. Sebelum bunuh diri, kata dia, korban sempat membuat adonan bakso bakar bersama istrinya.

Selain itu, ujar dia, korban juga sempat Salat Jumat di masjid. Dia mengatakan aksi nekat itu dilakukan saat istrinya menidurkan anaknya di kamar

Baca Juga: Pertama Bunuh Diri Sragen di 2018, Diabetes Berujung Nyamin Akhiri Hidup

“Menurut keterangan warga korban nekat bunuh diri karena mengalami gangguan tidur selama empat bulan. Selain itu korban juga tidak kuat dengan penyakit asam lambung yang sering kambuh,” ujarnya.

 

“Peringatan: Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan dan muncul pikiran untuk bunuh diri, segeralah hubungi hotline bunuh diri Indonesia melalui nomor 1119 (ekstensi 8) atau hotline kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 021-500-454.”

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Human Zoo, Saat Manusia Jadi Objek Tontonan Layaknya Binatang

+ PLUS Human Zoo, Saat Manusia Jadi Objek Tontonan Layaknya Binatang

Masyarakat modern menjadikan kebun binatang sebagai media tontonan atau wahana hiburan. Namun, manusia juga pernah diberlakukan sebagai objek tontonan pengunjung layaknya hewan di kebun binatang.

Berita Terkini

Kunjungi Desa Wisata Bugisan, Sandiaga Kepincut Ecoprint-Pring Sedapur

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengunjungi Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Jumat (1/7/2022).

Wow! Butuh 2 Tahun Lho Membujuk Dream Theater Agar Mau Konser di Solo

Rajawali Indonesia mengaku butuh waktu sekitar dua tahun untuk membujuk Dream Theater agar mau menggelar konser di Solo pada 10 Agustus mendatang.

Tjahjo Kumolo Meninggal, Rudy Kenang Momen Cium Tangan Gegara TKPK

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku sangat berduka dan kehilangan sosok Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022).

Belum Diterapkan di Jateng, Beli BBM Pakai MyPertamina di Sragen Bisa?

Jateng tidak masuk wilayah uji coba MyPertamina untuk pembelian BBM bersubsidi. Namun SPBU di Sragen sudah melayani pembelian BBM menggunakan MyPertamina.

Hari Terakhir PPDB, Pendaftar Menumpuk Di SMKN 8 Solo, Kenapa Ya?

Terjadi penumpukan jumlah pendaftar di SMKN 8 Solo pada hari terakhir pendaftaran PPDB jenjang SMA/SMK tahun ajaran 2022/2023, Jumat (1/7/2022).

Sejoli Ngaku Mampir Mandi di Kamar Hotel Klaten Dikenakan Wajib Lapor

Tim gabungan menggelar razia di sejumlah hotel di Klaten, Kamis (30/6/2022).

Tantangan Mi Ayam Jumbo Bu Piyati Boyolali: Makan 3 Porsi Habis, Gratis

Mi yang digunakan dalam mi ayam jumbo adalah mi buatan sendiri sehingga teksturnya berbeda dengan mi ayam pada umumnya.

Dewi Laut di Klenteng Tien Kok Sie, Bukti Solo Kota Pelabuhan

Klenteng Tien Kok Sie yang juga dikenal sebagai Vihara Avalokiteswara di selatan Pasar Gede memiliki altar Thian Siang Sing Bo atau dewi laut yang menjadi bukti bahwa Solo dahulunya merupakan kota pelabuhan.

Lama Hilang, Di Mana Guru Silat Remaja Wonogiri?

Keberadaan guru silat remaja Wonogiri yang sempat menghilang setahun lalu sampai saat ini belum tampak batang hidungnya.

Ratusan Kamar Hotel Di Solo Sudah Dipesan Untuk Muktamar Muhammadiyah

Ratusan kamar di hotel Solo dan sekitar kawasan Edutorium UMS sudah dipesan sejak 2020 lalu untuk peserta Muktamar ke-48 Muhammadiyah, November mendatang.

Ternyata Ini Alasan Kenapa Sragen Disebut Bumi Sukowati

Tak semua orang tahu kenapa Kabupaten Sragen disebut Bumi Sukowati. Untuk mendapatkan jawabannya, kita harus mundur jauh ke belakang ke era abad VII.

Ingat Lur! Pedagang Kuliner dan Nonkuliner di CFD Klaten bakal Dipisah

Pemkab Klaten memastikan bakal menggelar lagi car free day (CFD) Jl. Mayor Kusmanto saban Minggu. CFD di jalan tersebut mulai bergulir, (3/7/2022).

Ayah Remaja Wonogiri yang Hamil Tagih Janji Guru Silat Tanggung Jawab

Ayah remaja Wonogiri yang kini sedang hamil lima bulan setelah setahun hilang menagih janji guru silat anaknya untuk bertanggung jawab.

Sedih! SDN Sriwedari Solo Dipastikan Tak Dapat Murid Dari Jalur Zonasi

SDN Sriwedari No 197 Solo akhirnya dipastikan tidak mendapatkan murid baru dari jalur zonasi pada PPDB tahun pelajaran 2022/2023.

Polres Sragen Punya Tradisi Unik Bagi Anggotanya yang Naik Pangkat

Polres Sragen punya tradisi unik untuk merayakan kenaikan pangkan anggotanya. Yakni dengan menyiramkan air dari tujuh sumber ditabur bunga bak jamasan benda pusaka.