Ilustrasi bunuh diri (JIBI/Dok)

Bunuh diri Karanganyar dengan cara terjun ke sumur dilakukan warga Kerjo.

Solopos.com, KARANGANYAR — Rejo, 55, warga Dukuh Kauman, RT 003/RW 005, Kwadungan, Kerjo, Karanganyar, nekat mengakhiri hidup dengan terjun ke sumur sedalam 25 meter, Rabu (30/12/2015), sekitar pukul 07.00 WIB.

Aksi diduga dilakukan karena karyawan salah satu badan usaha milik negara (BUMN) itu sakit stroke menahun. Sakit itu membuatnya kesulitan saat bicara. Rejo melompat ke sumur dengan diameter 1,5 meter yang berada di dapur.

Informasi yang dihimpun, Rejo tinggal bersama ibunya, Reso, 70, karena Rejo belum berkeluarga. Sebelum kejadian, Rejo memberikan uang kepada Reso untuk membeli roti.

Reso tidak berangkat ke warung karena melihat Rejo berjalan ke dapur. Reso memiliki firasat buruk sehingga menghalangi anaknya ke dapur. Rejo menendang ibunya yang berupaya menghalangi jalannya. Reso terjatuh.

Lalu, Rejo masuk dapur dan berusaha masuk ke sumur. Ibunya masih berupaya mencegah dengan memegangi tubuh Rejo. Tetapi, kalah.

“Rejo jatuh ke sumur. Ibunya berteriak minta tolong. Lalu datang Yoso, 60. Mereka berupaya menolong dengan melemparkan tali tambang ke sumur. Tetapi, Rejo tidak mau memegang tali,” kata Kapolsek Kerjo, AKP Saparyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, Rabu.

Rejo tewas di dalam sumur diduga karena kehabisan oksigen dan tenggelam. Petugas Puskesmas melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Jenazah langsung diserahkan kepada keluarga.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten