Tutup Iklan

Bungkam Usai Dipanggil Presiden Soal Sanksi WADA, Menpora Kena Marah?

Indonesia bersama Korea Utara dan Thailand dijatuhi sanksi WADA sehingga tidak bisa mengibarkan bendera nasional mereka selain di Olimpiade.

 Menpora Zainudin Amali saat menyampaikan opening speech, Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kemenpora bersama PWI Pusat secara virtual, Rabu (1/9/2021). (Solopos.com-Kemenpora)

SOLOPOS.COM - Menpora Zainudin Amali saat menyampaikan opening speech, Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kemenpora bersama PWI Pusat secara virtual, Rabu (1/9/2021). (Solopos.com-Kemenpora)

Solopos.com, JAKARTA — Buntut merah putih tidak bisa berkibar di event penting akibat sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA), Menpora Zainudin Amali dipanggil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Jumat (22/10/2021).

Dikutip dari Bisnis, Zainudin Amali selesai bertemu Presiden pada pukul 14.32 WIB namun bungkam kepada wartawan.

Ia langsung meninggalkan lingkungan Istana.

Sekadar informasi, Indonesia bersama Korea Utara dan Thailand dijatuhi sanksi WADA sehingga tidak bisa mengibarkan bendera nasional mereka selain di Olimpiade.

Buntutnya, Tim Piala Thomas Indonesia, Hendra Setiawan dan kawan-kawan terpaksa menerima piala tanpa pengibaran bendera merah putih.

Beruntung mereka masih diperbolehkan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Baca Juga: Piala Thomas: Pesta Juara Tanpa Kibaran Bendera 

Zainudin Amali sebelumnya mengadakan rapat dengan LADI dan Komite Olimpiade Indonesia untuk merespons sanksi dari WADA.

Zainudin mengatakan surat WADA tersebut sebenarnya sudah diklarifikasi LADI.
Namun hal itu tidak cukup.

“Baru tadi kita dapatkan informasi dalam rapat ini hal- hal yang masih menjadi pending matters dari kepengurusan yang lama. Itu cukup banyak dan transisinya kepada [kepengurusan] yang sekarang itu tidak cepat,” kata Menpora pada konferensi pers virtual, Senin (18/10/2021).

Atas dasar temuan itu, Zainudin memerintahkan untuk membentuk tim. Tugasnya ada dua, yaitu mengakselerasi agar WADA mencabut sanksi dan investigasi masalah kepengurusan tersebut.

Tim penyelesaian sanksi WADA ini dipimpin oleh Ketua Umum NOC Raja Sapta Oktohari. Okto akan ditemani dari LADI, perwakilan atlet cabang olahraga, dan pemerintah.


Berita Terkait

Berita Terkini

Laga Final, Barcelona!

Jika Barcelona kalah dan Benfica menang, mimpi Barcelona lolos ke babak berikutnya harus terhenti.

Menang Adu Penalti, Persipa Pati Kunci Tiket ke Final Liga 3 Jateng

Persipa Pati memastikan lolos ke babak final Liga 3 Jateng setelah mengalahkan PSIP Pemalang melalui drama adu penalti.

Persis Solo Sambut Baik Liga 2 Disaksikan Penonton

Aulia Haryo mengatakan kuota terbatas jumlah penonton harus disikapi dengan baik oleh wadah organisasi suporter.

Jelang Babak 8 Besar, Persis Solo Harus Lupakan Catatan Buruk 1 Dekade

Skuat Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, memiliki dua catatan buruk gagal melaju ke babak semifinal setelah tumbang di babak delapan besar dalam satu dekade lalu.

Tekad FC Porto Mendampingi Liverpool

FC Porto juga berupaya menjaga rekor lima kemenangan beruntun di rumah mereka dalam semua ajang.

Gagal ke 8 Besar Liga 2, PSG Pati Lepas Pemain Pilar

Manajemen tim berlogo kuda hitam dikatakannya juga membuka pintu lebar-lebar untuk tim-tim Liga 1 ataupun tim delapan besar Liga 2 2021 yang ingin memakai jasa pemain tim PSG Pati.

Prediksi Persita Vs PSIS: Bangkit atau Kian Terpuruk

Prediksi laga Liga 1 2021 pekan ke-16 antara Persita Tangerang dengan PSIS Semarang akan berlangsung sengit.

Kabar Gembira, Babak 8 Besar Liga 2 Diuji Coba Pakai Penonton

Ia menambahkan penonton yang hadir di stadion merupakan tamu undangan sehingga memperhatikan jumlah kuota stadion.

Perbakin Solo Buka Pendaftaran Calon Ketua, Ini Syaratnya Lur

Bakal calon ketua merupakan anggota perorangan Perbakin yang dibuktikan dengan KTA Perbakin yang masih berlaku.

Lagi, 5 Kartu Kuning Persis Solo Berbuah Denda Rp50 Juta

Komdis PSSI mewajibkan Persis Solo membayar denda sebesar Rp50 juta setelah mendapat lima kartu kuning dalam pertandingan saat Persis Solo melawan Hizbul Wathan Football Club (HWFC) pada 23 November 2021 lalu.

Peluang Indonesia Juara Piala AFF Terbuka Lebar, Ini Ulasannya

Timnas Indonesia baru akan mengawali pertandingan Kamis (9/12/2021) melawan Kamboja pada pukul 19.30 WIB.

Kelelahan Hebat Minions Diklaim Penyebab Gagal Juara

Kelelahan yang dialami pasangan berjuluk Minions ini merupakan akumulasi dari panjang dan padatnya jadwal pertandingan sejak bulan Oktober di tur Eropa.

Keren, Dechapol/Sapsiree Sikat Bersih 3 Gelar Ganda Campuran IBF 2021

Sukses besar diraih ganda campuran Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai yang memboyong tiga gelar juara dari ajang Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021.

Final BWF World Tour: Kevin/Marcus Hadapi Hoki/Kobayashi asal Jepang

Jadwal Final BWF World Tour Finals 2021 akan dilaksanakan, Minggu (5/12/2021) mulai pukul 12.00 WIB di Nusa Dua, Bali.

Manchester City Bercokol di Posisi Puncak Seusai Tundukkan Watford 3-1

Manchester City merebut posisi puncak klasemen Liga Inggris seusai membekuk Watford 3-1 dalam laga pekan ke-15 di Stadion Vicarage Road.