BUMDES KLATEN : Pemdes Ramai-Ramai Bentuk BUMDes

 Demonstrasi perangkat desa Madiun, Selasa (17/2/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)

SOLOPOS.COM - Demonstrasi perangkat desa Madiun, Selasa (17/2/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)

BUMDES Klaten ini dibentuk disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa.

Solopos.com, KLATEN–Puluhan desa di Klaten membentuk badan usaha milik desa (BUMDes). Pembentukan BUMDes itu dilakukan sesuai ketentuan UU No. 6/2014 tentang Desa.

PromosiPotret Kelam Tragedi Heysel, Renggut 39 Nyawa di Final Liga Champions

Kasubid Penanggulangan Kemiskinan Badan Pemberdayaan Masyarakat Klaten, Muhammad Mujab, mengatakan selama 2015 ada 20 desa yang membentuk BUMDes. Sementara, pada 2012-2014 ada 32 desa yang sudah memiliki BUMDes. Sehingga, dari total 391 desa ada 55 desa yang saat ini memiliki BUMDes.

BUMDes yang sudah dibentuk mengelola berbagai unit kerja seperti pariwisata, UMKM, simpan pinjam, hingga pengelolaan pasar desa.

“Semuanya berjalan. Kami juga melakukan fasilitasi ke BUMDes yang baru terbentuk,” jelas Mujab saat ditemui di Bapermas, Kamis (22/10/2015).

Untuk BUMDes yang baru terbentuk, tahun ini pemkab menyiapkan fasilitasi berupa dana sekitar Rp10 juta ke sejumlah desa. Pada 2016 mendatang fasilitasi bakal dilakukan ke 20 desa yang membentuk BUMDes dengan bantuan sekitar Rp15 juta/desa. Dana itu salah satunya untuk modal usaha.  Disinggung pengelolaan BUMDes terbaik, Mujab menuturkan berada di Desa Ponggok. BUMDes di Ponggok mengelola berbagai unit kerja salah satunya yakni potensi wisata Umbul Ponggok.

Dari hasil ekonomi yang sudah dikelola, ada peningkatan pendapatan untuk Desa Ponggok cukup signifikan. Hasil pendapatan yang dikelola BUMDes sebagian dikembalikan ke warga. Pengembalian itu berupa beasiswa pendidikan hingga bantuan untuk warga lanjut usia.  “Saat ini, BUMDes Ponggok menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia,” katanya.

Mujab mengatakan ada keuntungan bagi pemerintah desa ketika BUMDes sudah terbentuk. BUMDes setidaknya bisa mengurangi pengangguran lantaran dikelola warga. Selain itu, terbentuknya BUMDes juga bisa meningkatkan pendapatan desa.

Dia juga menjelaskan beban pemerintah desa berkurang ketika BUMDes terbentuk. Pasalnya, desa saat ini mengelola dana desa ditambah gelontoran dana alokasi dana desa (ADD) serta berbagai bantuan keuangan lainnya yang nilainya tak sedikit.

“Biar pemerintah desa mengurus pemerintahan sementara kegiatan perekonomian biar ditangani BUMDes,” ungkapnya.

Meski dinilai penting, Mujab menerangkan pemkab tak bisa memaksa membentuk BUMDes lantaran tergantung kesiapan masing-masing desa. Kesiapan itu salah satunya terkait pencarian potensi yang bisa dikembangkan dan dikelola oleh BUMDes.

Kabid Pengembangan Ekonomi Masyarakat Bapermas Klaten, Kliwon Yoso, mengatakan selama ini sudah ada acuan terkait pembentukan BUMDes melalui perda. Hanya, belakangan muncul aturan baru terkait BUMDes yakni soal unit usaha yang harus berbadan hukum hingga ke Kemenkum HAM.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Digosipkan dengan Raffi Ahmad, Siapa Mimi Bayuh?

Nama Mimi Bayuh menjadi sorotan setelah muncul gosip selingkuh dengan Raffi Ahmad, siapa wanita ini?

Viral! Cerita Wisatawan Dipaksa Naik Jip ke Bunker Kaliadem Merapi

Rombongan wisatawan yang hendak ke obyek Bunker Kaliadem dipaksa untuk menggunakan jasa mobil jip, cerita itu kemudian viral di media sosial.

Dapat Tugas Menangani Minyak Goreng, Benarkah Luhut Punya Usaha Sawit?

Mendapat tugas untuk mengatasi masalah minyak goreng, apakah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan punya perkebunan sawit?

Jalan Dakwah Habib Novel Alaydrus

Habib Novel Alaydrus adalah tokoh Islam asal Solo yang menghidupi umat dengan dakwah sejuk.

30 Tahun Dewa 19 Berkarya: Nostalgia dan Rejuvenasi di Kota Asal

Grup band Dewa 19 menyajikan perpaduan nostalgia dan rejuvenasi atau peremajaan untuk merayakan 30 tahun berkarya di belantika musik Indonesia.

All New Tracker RS, SUV Kecil dari Chevrolet

Chevrolet mengenalkan sport utility vehicle atau SUV berukuran kecil, All New Tracker RS khusus untuk pasar otomotif di China.

Begini Serunya Kejuaraan Karapan Sapi di Sampang Jatim

Kejuaraan digelar dengan tujuan untuk melestarikan kebudayaan sekaligus ajang promosi wisata

Johnny Depp Menyangkal Testimoni Amber Heard

Pada Rabu (25/5/2022), Johnny Depp dan pengacara menyangkal testimoni Amber Heard yang mengklaim sang aktor melakukan kekerasan fisik.

Warga Keluhkan Jalan Rusak, Ini Penjelasan Sekda Ponorogo

Warga mengeluhkan kondisi jalan rusak yang ada di beberapa titik di Ponorogo.

Kian Menjanjikan, Begini Kiat Bisnis Usaha Bunga Papan

Pernikahan adik Jokowi, yakni Idayati, dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menggerakkan ekonomi Solo termasuk bisnis bunga papan.

Timnas Indonesia U-19 Bawa 22 Pemain ke Toulon Cup, 2 dari Persis Solo

Timnas Indonesia U-19 telah menuntaskan pemusatan latihan di Stadion Madya Senayan Jakarta sejak 16 Mei 2022 untuk menghadapi Toulon Cup Prancis.

Kenapa Wanita Hamil Ngidam? Ini Penjelasannya

Tidak sedikit wanita hamil mengalami ngidam atau ingin menyantap makanan tertentu, kenapa hal ini bisa terjadi?

Ini Momen Presiden Jokowi Lepas Masker saat Bertemu Warga Solo

Presiden membagikan bantuan modal kepada pedagang di Pasar Gede dan Pasar Harjodaksino Solo

Sambut HUT ke-25, Solopos Salurkan Bantuan ke PSAA Hosana Karanganyar

Solopos Media Group menyalurkan bantuan ke PSAA Hosana di Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, dalam rangka HUT ke-25 Solopos.

Pasar Hewan Ditutup 2 Pekan, Pedagang Sapi Boyolali: Serba Repot

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menutup seluruh pasar hewan di wilayah setempat selama dua pekan, mulai Jumat (27/5/2022) hingga Jumat (10/6/2022).

Catat! Deretan Acara Wisata di Bantul Akan Digelar Lagi Tahun Ini

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, akan menggelar kembali berbagai acara wisata untuk menarik kunjungan wisatawan pada tahun ini.