BUMDes di Sragen Ini Gandeng Garudafood Untuk Pasok Kacang Tanah

BUMDesa Sido Mukti Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Sragen, bekerja sama dengan PT Garudafood untuk menyuplai kacang tanah para petani desa setempat.

 Kepala Desa Bendungan, Agus Sukron (tengah), meresmikan Pertashop yang merupakan unit usaha BUMDes Sido Mukti Bendungan, Kedawung, Sragen, pekan lalu. (Istimewa/Tommy Wibowo)

SOLOPOS.COM - Kepala Desa Bendungan, Agus Sukron (tengah), meresmikan Pertashop yang merupakan unit usaha BUMDes Sido Mukti Bendungan, Kedawung, Sragen, pekan lalu. (Istimewa/Tommy Wibowo)

Solopos.com, SRAGEN — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sido Mukti, Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Sragen, menjalin kerja sama dengan PT Garudafood Putra Putri Jaya untuk suplai produk kacang tanah hasil produksi petani.

PromosiAngka Putus Kuliah Masih Tinggi, Alasan Bantuan UKT Perlu Dilanjutkan

Potensi kacang tanah di Bendungan bisa mencapai 900 ton sekali panen dengan kualitas baik untuk suplai kebutuhan perusahaan makanan tersebut. Kerja sama yang diinisiasi Sido Mukti itu merupakan gebrakan baru untuk menyejahterakan petani kacang tanah di Sragen. Khususnya di wilayah Desa Bendungan, Kedawung.

Direktur Sido Mukti Bendungan, Tommy Wibowo, 36, mengungkapkan permintaan suplai dari Garudafood disesuaikan dengan kemampuan BUMDes Bendungan.

Baca Juga: Mengejar Status Badan Hukum, Banyak BUMDes di Sragen yang Masih Bingung

“Kerja sama yang kami lakukan untuk memotong rantai tengkulak. Posisi BUMDes nanti sebagai pengepul langsung dari petani dan kemudian langsung dikirim ke perusahaan,” jelasnya saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (11/1/2022).

“Biasanya dari perusahaan memiliki standar kualitas tersendiri. Jadi kacang tanah dari petani itu nanti kami pilah dulu sesuai standar kualitas Garudafood, yakni ada yang kualitas untuk perusahaan, kualitas untuk bibit, dan kualitas untuk pasar lokal.”

Dia mengatakan kualitas pabrikan itu biasanya bersih tidak ada tanah-tanah yang menempel. Ini yang menjadi tantangan karena biasanya biasanya petani menjual itu kacang tanah dengan tanah masih menempel.

Baca Juga: Jualan Intip ke Hong Kong, BUMDesa Gawan Jadi yang Terbaik di Sragen

Tommy yang baru empat bulan menjadi Direktur BUMDes Sido Mukti Bendungan menyebut kerja sama dengan perusahaan ini adalah yang kali pertama dilakukan. Kerja sama dengan perusahaan lain belum dilakukan karena menyangkut kapasitas produksi kacang tanah yang masih perlu dikembangkan.

Lebih lanjut Tommy memaparkan selain pengembangan produksi kacang tanah, Sido Mukti juga menjadi agen PT Pos Indonesia (Kantor Pos) dan memiliki banyak usaha, seperti agen Brilink, advertising, jasa simpan pinjam, agen penjualan produk teh Sindoro, kerjasama dengan PT Gulanas, serta membangun Pertashop di jalan Sragen-Kedawung. Dia menerangkan Pertashop tersebut baru diresmikan pada pekan lalu.

“Pertashop sudah berjalan baik dengan penjualan BBM rata-rata per hari bisa mencapai 250 liter. Kami menargetkan bisa tembus sampai 500 liter per hari,” ujar Tommy yang memiliki tujuh karyawan.

Baca Juga: Masaran Sragen Luncurkan Sade Sapu Agar UMKM Kompak Berkembang

Sset Sido Mukti sekarang sudah mencapai Rp75 juta dan aset simpan pinjamnya bisa mencapai Rp150 juta dari modal awal Rp68 juta.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.