Bulog Malang Genjot OP Agar Harga Beras Tak Naik
Ilustrasi operasi pasar (Bisnis/Rachman)

Madiunpos.com, MALANG — Badan Urusan Logistik (Bulog) Malang menggenjot Operasi Pasar (OP) beras untuk meredam kenaikan harga komoditas pangan utama tersebut di akhir tahun 2018.

Harga beras OP Bulog dipatok Rp8.100/kg, sedangkan harga patokan eceran tertinggi beras medium dari pemerintah dipatok Rp8.450/kg.

Kepala Bulog Malang Fachria Latuconsina mengatakan sebenarnya OP beras  dikonsentrasikan pada Pasar Besar, Pasar Dinoyo, dan Pasar Blimbing serta Rumah Pangan Kita (RPK), gerai yang menjual produk-produk bahan makanan yang dikuasai Bulog.

“Namun pada Desember 2018, sebaran OP beras diperluas, tidak hanya di tiga pasar tradisional tersebut, tapi juga di pasar-pasar yang lain,” ujarnya di Malang, Jumat (28/12/2018).

Hasilnya, menurut dia cukup efektif. Harga beras medium bisa diredam tidak naik meski diperkirakan ada tren kenaikan permintaan pada menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019.

“Tapi permintaan beras medium pada Desember, cukup banyak memang. Ada 300 ton sampai kemarin,” ucapnya. Jika dihitung dari Januari sampai Kamis (27/12/2018), permintaan beras medium lewat kegiatan OP dan pendistribusian ke RPK-RPK mencapai sekitar 1.000 ton.

OP beras oleh Bulog Malang menurutnya relatif berhasil meredam kenaikan harga komoditas pangan utama di Kota Malang sepanjang 2018, sampai Kamis (27/12/2018). Sepanjang periode tersebut, kenaikan harga beras medium tidak sampai mencapai 10%.

Hasil pemantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang juga menyebutkan bahwa komoditas relatif stabil menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. “Yang menunjukkan kenaikan, justru harga telur dan daging ayam negeri,” katanya.

Berdasarkan pemantauan harga beras medium di beberapa pasar di Kota Malang, yakni Pasar Besar, Pasar Dinoyo, dan Pasar Blimbing, Kamis (27/12/2018), rerata mencapai Rp8.200/kg, masih lebih rendah dari dari harga eceran tertinggi yang dipatok Kemendag sebesar Rp8.450/kg.

Stok beras di Bulog Malang sampai saat ini masih mencapai 26.000 ton sehingga kemampuan badan tersebut menggelar OP sangat tinggi. Bulog siap memenuhi kebutuhan beras medium masyarakat jika permintaan memang tinggi sehingga bisa meredam kenaikan harga.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom