Bulog Jatim Berupaya Himpun Stok Beras 1 Juta Ton
Ilustrasi stok beras di gudang Bulog. (Antara-Heru Suyitno)

Madiunpos.com, SURABAYA -- Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur (Jatim) kini memiliki stok beras sebanyak 640.000 ton. Tahun ini, Bulog Jatim memproyeksikan akan menyerap gabah petani sebanyak 351.000 ton untuk menambah stok.

Gabah itu akan dihimpun dari setiap musim panen di sepanjang tahun ini. Kepala Bulog Jatim, Muhammad Hasyim, mengatakan dengan menyerap gabah petani tahun ini, diharapkan stok beras bisa mencapai sekitar 1 juta ton.

"Sedangkan soal harga beras tahun ini, kami masih menunggu Inpres yang baru, tapi yang dirilis di pusat masih Rp7.300/kg kalau ditambah 10% fleksibilitas harga, bisa sekitar Rp8.030/kg. Kami tunggu perintah dari pusat," katanya seusai mengikuti High Level Meeting TPID Jatim, Rabu (23/1/2019).

Dia mengatakan tahun ini Bulog masih akan terus membuat program operasi pasar sebagai upaya dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menekan laju inflasi terutama pada momen-momen tertentu seperti hari besar keagamaan.

"Operasi pasar selalu kami lakukan, bukan hanya di pasar-pasar tradisional, bahkan sampai di daerah pemukiman dan kantor kecamatan," kata Muhammad Hasyim.

Hasyim mengungkapkan tahun lalu Bulog Jatim menggelar operasi pasar dengan menjual sekitar 80.000 ton beras. Tahun ini diperkirakan bisa meningkat atau bahkan lebih rendah.

"Kita lihat situasi panen dan kondisi pergerakan harga tahun ini bagaimana. Jadi bisa lebih meningkat atau lebih rendah jumlah beras operasi pasar," katanya.

Hasyim menambahkan pelaksanaan operasi pasar sejak akhir tahun lalu masih akan terus berlangsung sampai 31 Mei 2019.

"Kalau ada perintah operasi pasar lagi, baru akan dilaksanakan," imbuhnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom