BUKU BERVISUALISASI NABI Ditarik Semua
BUKU BERGAMBAR NABI-Kepala MI Al-Islam Surakarta, Nuril Huda menyerahkan buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi kepada perwakilan Kejaksaan Negeri Solo di sekolah itu, Kamis (24/5/2012). Pihak sekolah kembali menyerahkan delapan buah buku yang di dalamnya terdapat ilustrasi visual sosok Nabi Muhammad kepada pihak Kejari.
BUKU BERGAMBAR NABI-Kepala MI Al-Islam Surakarta, Nuril Huda menyerahkan buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi kepada perwakilan Kejaksaan Negeri Solo di sekolah itu, Kamis (24/5/2012). Pihak sekolah kembali menyerahkan delapan buah buku yang di dalamnya terdapat ilustrasi visual sosok Nabi Muhammad kepada pihak Kejari.

SOLO--Buku yang di dalamnya terdapat visualisasi Nabi Muhammad SAW, telah ditarik semua oleh Kejaksaan Negeri Solo, Kamis (24/5/2012). Buku tersebut berjudul Kisah Menarik Masa Kecil para Nabi.

Salah seorang jaksa Kejari Solo, Arifin, mendatangi MI Al Islam Jamsaren dan menyita buku tersebut sebanyak delapan buah, Kamis.

Arifin mengungkapkan Rabu (23/5/2012), Kejari Solo sudah menyita satu buku. Kamis kemarin, dirinya mendapat tugas dari pimpinan untuk menarik semua buku tersebut. “Semua buku sudah disita. Untuk proses selanjutnya, mestinya menjadi wewenang Kejaksaan Agung,” ungkapnya kepada wartawan di MI Al Islam Jamsaren.

Kepala MI Al Islam Jamsaren, Nuril Huda, mengungkapkan jumlah total buku tersebut, sebanyak 12 buah. Setelah diketahui buku tersebut mengandung visualisasi Nabi Muhammad SAW, Kemenag Solo mengambil tiga buku dan Kejari Solo mengambil satu buku, Rabu. Sisanya diambil Kejaksaan, Kamis.
“Buku yang diambil Kemenag katanya satu buah untuk Kemenag Solo, satu buku akan dikirimkan ke Kemenag Kanwil Jawa Tengah dan satu buku dikirimkan ke Kemenag pusat,” ungkapnya.

Buku tersebut, terangnya, merupakan bantuan dari Kemenag dan diterima sekitar Desember 2011. Karena sekolah percaya pada Kemenag, sekolah langsung menaruh buku itu di perpustakaan untuk dipinjamkan kepada siswa. “Buku itu bukan buku pegangan utama guru. Jadi guru juga belum ada yang tahu kalau ada visualisasi itu,” katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom