Bukit Mendelem Pemalang Jujugan Piknik Beraura Mistis Kuat

Terletak di sebelah tenggara  dengan jarak 42 km dari Kota Pemalang, Bukit Mendelem memiliki keindahan alam dari puncak yang memberikan rasa kepuasan tersendiri meski fisik terasa letih. Namun sadarkah bahwa dibalik keindahan alamnya, Gunung Jimat ini memiliki aura kemistisan yang kuat?

 Bukit Mendelem (Instagram/@ceritapemalang)

SOLOPOS.COM - Bukit Mendelem (Instagram/@ceritapemalang)

Solopos.com, PEMALANG -- Bukit Mendelem atau Gunung Jimat adalah kawasan wisata alam untuk para pecinta alam yang memiliki hobi mendaki. Terletak di Kecamatan Belik di sebelah tenggara dengan jarak 42 km dari Kota Pemalang, Bukit Mendelem memiliki keindahan alam dari puncak yang memberikan rasa kepuasan tersendiri meski fisik terasa letih. Namun sadarkah bahwa dibalik keindahan alamnya, Gunung Jimat ini memiliki aura kemistisan yang kuat?

Sesuai namanya, dibalik keindahan yang disuguhkan, Gunung Jimat memiliki kisah mistis yang cukup mengerikan. Berdasarkan pantauan Solopos.com lewat kanal Youtube Si Mimen, Senin (24/5/2021), diceritakan bahwa Gunung Jimat ini memiliki aura kemistisan yang kuat.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Aura kemistisan ini dipercaya karena tempat ini terdapat 2 makam tokoh supranatural. Kejadian mistis yang sempat menggemparkan adalah hilangnya batu penutup makam di Gunung Jimat itu yang akhirnya membuat lubang besar.

Baca Juga : Wisata Alam Pemalang Ini Bakal Picu Adrenalin Pengunjung

Anehnya lagi, ada seorang perantau dari Pemalang yang bekerja di Sumatra dan dia takjub bisa menemukan batu yang bentuknya mirip dengan batu yang hilang di makam Gunung Jimat. Mitos ini sudah dipercaya oleh warga sekitar dari generasi ke generasi.

Penamaan Gunung Jimat yang aslinya bernama Hutan Bukit Mendelem ini juga tidak asal-asalan. Konon dipercaya bahwa nama Gunung Jimat ini disematkan karena dulunya bukit ini menjadi tempat penyimpanan benda-benda pusaka dan ajimat sehingga menjadi tempat keramat.

Warga sekitar juga percaya bahwa benda-benda pusaka dan ajimat itu masih ada di suatu tempat di Gunung Jimat. Menurut cerita warga sekitar, benda-benda pusaka dan ajimat itu adalah sumber kekuatan dan kejayaan yang diperlukan oleh pemimpin/raja-raja jaman dulu.

Tempat Petilasan Para Raja dan Presiden

Karena itulah banyak orang-orang datang ke Gunung Jimat ini untuk melakukan ritual supaya mendapatkan sumber kekuatan dan kejayaan seperti jaman pemimpin dan raja-raja jaman dulu. Menariknya, berdasarkan informasi dari warga sekitar, Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto pernah mengunjungi tempat ini

Selain itu ada nama-nama tokoh keramat yang menyelebungi Gunung Jimat ini, di antaranya ada Nyai Rantan Sari, Mbah Tunggul Wulung, Rahiyang Patanaraban, Raden Patah dan Damarwulan. Nyai Rantan Sari dipercaya sebagai titisan Nyi Roro Kidul yang bersembunyi di Gunung Jimat dari kejaran Raja Buto yang ingin meminangnya,

Mbah Tunggul Wulung adalah sosok ini dikenal sebagai guru spiritual dari Raden Damarwulan. Dirinya selalu berpakaian Jawa, menggunakan ikat kepala dan memiliki tatapan mata yang tajam. Sedangkan Rahiyang Patanaraban diyakini salah satu yang dimakamkan di Gunung Jimat.

Baca Juga : Bumbak, Seni Musik Bambu dari Lereng Gunung Slamet Pemalang

Rahiyang Patanaraban ini konon dipercaya sebagai Raja Kerajaan Jawa di Pemalang. Dua Presiden pertama Indonesia, Soekarno dan Soeharto ini dipercaya pernah mengunjungi makam Rahiyang.

Sedangkan Raden Patah dan Raden Damarwulan dipercaya pernah melakukan  petilasan di Gunung Jimat ini. Tidak aneh jika Bukit Mendelem atau Gunung Jimat ini memiliki aura kemisitisan yang kuat karena pernah dihuni oleh tokoh-tokoh supranatural, raja-raja hingga menjadi tempat penyimpanan beda keramat.

Sumber: Pemalangkab.go.id, Youtube SI MIMEN

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      UMK Semarang 2023 Bakal Naik 7,95%, Pengusaha Protes

      Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kota Semarang tahun 2023 diusulkan naik 7,95 persen menjadi Rp3.600.348,78.

      Terkuak! Ini Motif Pelaku Pembunuhan Keluarga di Magelang dengan Racun

      Plt Kapolresta Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengungkapkan motif pelaku pembunuhan tiga orang dalam satu keluarga di Mertoyudan Magelang.

      Misteri Pembunuhan Keluarga di Magelang Mulai Terkuak, Pelaku Diduga Anak Kedua

      Teka-teki seputar kasus pembunuhan tiga orang dalam satu keluarga di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), mulai terkuak.

      24 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Belajar Kerja Sama Sister City dari Magelang

      Kerja sama antara Kota Magelang dan Kota Tula, Rusia menjadi salah satu bahasan pada Rapat Koordinasi Kerja Sama Daerah dengan Pihak Luar Negeri, yang diselenggarakan di Hotel Aston Inn, Senin (28/11/2022).

      Liburan ke Benteng Portugis Jepara, Bangunan Bersejarah di Tepi Jawa

      Benteng Portugis merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jepara yang menyajikan perpaduan bangunan bersejarah dengan panorama alam di tepi laut.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik Semarang Hari Ini (29/11/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini, Selasa, 29 November 2022.

      Perhatian! Ini Cara Urus BLT Tidak Cair di Semarang karena NIK Ganda

      Sejumlah warga Kota Semarang penerima manfaat kesulitan mencairkan bantuan langsung tunai atau BLT karena mengalami NIK ganda.

      3 Orang Sekeluarga di Magelang Diracun, Pelaku Ditangkap

      Polisi telah menangkap terduga pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap tiga orang sekeluarga dengan cara memberikan racun.

      Innalillahi, Tabrak Truk, Pelajar Perempuan Kudus Meninggal Dunia

      Seorang pelajar perempuan di Kudus meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan maut menabrak sebuah mobil truk boks.

      Cekcok, Suami di Batang Tembak Istri dengan Airsoft Gun

      Seorang suami di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), tega tembak istri dengan airsoft gun setelah keduanya terlibat pertengkaran.

      Pameran Fotografi di Salatiga, Sajikan Kondisi Rawa Pening Terkini

      Sebuah pameran fotografi yang membahas seputar problematika di Rawa Pening digelar di Salatiga.

      Berakhir, GIIAS Semarang Tarik Minat 30.000 Pengunjung

      GIIAS The Series 2022 di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), ternyata sanggup menarik perhatian 30.000 lebih pengunjung.

      Bus Trans Semarang Ramah Disabilitas Resmi Mengaspal, Begini Tampilannya

      Bus Trans Semarang yang ramah bagi penyandang disabilitas resmi meluncur di Kota Semarang.

      Tetapkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01%, KSPI: Ganjar Belum Berpihak ke Buruh

      Serikat buruh yang tergabung dalam KSPI Jateng menilai kenaikan UMP 2023 sebesar 8,01 persen belum mengakomodasi kelompok buruh.

      Diduga Diracun, 3 Orang Sekeluarga di Magelang Meninggal

      Tiga orang dalam satu keluarga di Magelang meninggal dunia setelah dibunuh dengan cara diracun.