Tutup Iklan

Bukan Hukuman Mati, Jessica Wongso Dituntut 20 Tahun Penjara

Bukan Hukuman Mati, Jessica Wongso Dituntut 20 Tahun Penjara

SOLOPOS.COM - Terdakwa Jessica Kumala Wongso memberi keterangan dalam sidang ke-26 kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, Rabu (28/9/2016), di PN Jakarta Pusat. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)

Jessica Wongso berpeluang lolos dari hukuman mati. Jessica dituntut 20 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.

Solopos.com, JAKARTA -- Terdakwa pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, akhirnya tidak dituntut dengan hukuman maksimal, yaitu vonis mati atau penjara seumur hidup. Jessica hanya ditutut pidana penjara 20 tahun oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang ke-27 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).

Tuntutan itu dibacakan JPU setelah setelah menilai Jessica terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Mirna dengan racun sianida melalui es Vietnam kopi, di Olivier Cafe, 6 Januari 2016 lalu. Jaksa menyebutkan ada beberapa hal memberatkan hukuman bagi Jessica.

"Pertama, aksi pembunuhan berencana berdampak pada duka mendalam pada keluarga korban Wayan Mirna Salihin. Kedua, perbuatan pembunuhan berencana ini sangat kejam karena dilakukan pada sahabat sendiri. Ketiga, perbuatan ini sangat keji, karena racun sianida menyiksa korban Mirna sebelum meninggal," kata jaksa Meylany Wuwung dalam pembacaan tuntutan. Baca juga: Jaksa Sebut Jessica Wongso Taburkan 5 Gram Sianida, Otto Kaget.

Hal terakhir yang memberatkan adalah Jessica dinilai berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya. Jessica juga dinilai membuat alibi dengan tujuan untuk menghambat penyidikan dan pemeriksaan. Selain itu, jaksa menilai tak ada hal yang meringankan Jessica.

Karena itu jaksa meminta majelis hakim yang dipimpin Hakim Kisworo untuk memutus Jessica Wongso bersalah dalam kasus ini dan melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Baca juga: Jaksa Ungkit Kompetensi dan “Dosa” Saksi Ahli Kubu Jessica.

"Meminta majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman terhadap Jessica Kumala Wongso dengan pidana penjara 20 tahun dikurangi masa tahanan. Menyatakan barang bukti nomor 1-18 dirampas dan dimusnahkan, BB nomor 12-29 tetap terlampoir dalam berkas perkara, BB nomor 30 dikembalikan ke Arief Sumarko, dan BB nomor 31-45 diklembalikan ke Kafe Olivier melalui saksi Devi," lanjut jaksa.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tempe Bacem Kaleng Magelang Melintasi Melintasi Pasar Dunia

Usaha menengah kecil dan mikro di Kabupaten Magelang terus berinovasi, salah satunya pengrajin tempe dalam kaleng yang justru diminati pasar luar negeri.

Covid-19 Varian India di Kudus, Ini Langkah Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta sejumlah pemerintah kabupaten di Jateng mencanangkan gerakan di rumah saja.

2 SMKN Jogja Ini yang Masuk Top 1.000 Sekolah Terbaik

Jogja punya sekolah menengah kejuruan negeri terbaik yang bisa lolos dalam Top 1.000 sekolah terbaik nasional berdasarkan nilai rerata TPS UTBK tertinggi pada tahun 2020.

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.