Mendagri, Tjahjo Kumolo, seusai membuka Rakernas XIV Apeksi di PO Hotel, Semarang, Rabu (3/7/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, meminta seluruh wali kota mengawasi penggunaan dana kelurahan senilai Rp3 triliun. Dana kelurahan yang dianggarkan dari APBN itu akan digelontorkan tahun 2019 ini.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Hotel PO, Jl. Pemuda, Kota Semarang, Rabu (3/7/2019) siang.

Tjahjo mengatakan alokasi dana kelurahan tahun ini terbilang besar. Dana itu diberikan guna mempercepat perbaikan kesejahteraan perekonomian masyarakat dan juga menekan angka kemiskinan bagi warga di daerah perkotaan.

“Kami minta kepada wali kota untuk memperkuat pengawasan alokasi APBN untuk dana kelurahan. Supaya dapat mendukung pemerataan pembangunan daerah. Di samping, penguatan sarana pemerintahan,” ujar Tjahjo.

Menurut Tjahjo, setiap kepala daerah wajib mengawasi penggunaan dana kelurahan dengan memperketat pengawasan proses penyelenggaraan semua kegiatan pembangunan. Ia pun menyarankan kepala daerah harus membina secara berkala melalui program fasilitas, konsultasi, dan diklat.

“Pengawasan juga perlu dengan cara monitoring, evaluasi, maupun pemeriksaan,” ujarnya.

Tjahjo menambahkan tahun ini, pemerintah mengucurkan dana desa Rp3 triliun untuk 8.212 kelurahan. “Negara kita kaya, luas karena ada 34 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, 7.201 kecamatan, 8.479 kelurahan dan 74.957 desa. Perhatian pemerintah saat ini cukup bagus terhadap penyelenggaraan pemerintah hingga ke kelurahan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Apeksi, Airin Rachmi Diany, berharap ke depan tidak ada lagi daerah yang masuk kategori tertinggal. Pihaknya ingin setiap kepala daerah mampu menuntaskan segala persoalan yang masih menghambat pembangunan suatu wilayah.

“Kami tidak ingin ada kota tertinggal, kita sepakat berkolaborasi dengan kota-kota lainnya, sehingga bisa semakin maju,” ujar Wali Kota Tangerang itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten