Kategori: Sragen

BRI Salurkan 16 Wastafel ke Pasar Tradisional Sragen


Solopos.com/Muh Khodiq Duhri

Solopos.com, SRAGEN -- BRI Cabang Sragen menyalurkan bantuan 16 wastafel berikut tangki air ke sejumlah pasar tradisional Bumi Sukowati.

Sebanyak 10 wastafel berikut tangki air di antaranya diserahkan ke Pasar Bunder. Penyaluran bantuan 10 wastafel portabel itu dilaksanakan pada pekan lalu.

Sementara enam wastafel portabel lainnya bakal disalurkan ke sejumlah pasar tradisional Bumi Sukowati.

Baca Juga: Pulang Dari Sawah, Petani Nguntoronadi Wonogiri Meninggal Tertimpa Pohon

“Tangki air itu berkapasitas 300 liter air. Pengisian air kami serahkan kepada pengelola pasar. Yang jelas dari sumber air terdekat,” papar Kepala Cabang BRI Sragen, Robert Tumonggor Sitinjak, kepada Solopos.com, Minggu (31/1/2021).

Bantuan wastafel itu untuk pasar tradisional Sragen itu guna mendukung program pemerintah dalam menggalakkan disiplin protokol kesehatan dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

Bantuan wastafel portabel itu sudah sesuai kebutuhan para pedagang. Beberapa wastafel yang tersedia di Pasar Bunder sebelumnya dalam kondisi rusak.

Baca Juga: Penerima BST Nusukan Terbanyak Se-Banjarsari Solo, Ini Penyebabnya

“Sebelum menyalurkan bantuan wastafel itu, kami sudah menjalin komunikasi dengan pengelola pasar terlebih dahulu. Bantuan wastafel itu amat mereka butuhkan karena sebagian besar wastafel mereka sudah rusak,” paparnya.

Bantuan Masker

Masih dalam rangka menanggulangi persebaran Covid-19, selain bantuan wastafel ke pasar tradisional, BRI Sragen juga pernah menyalurkan bantuan masker dan hand sanitizer kepada pedagang, beberapa waktu lalu.

BRI juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam lingkungan kerja. Selain menyediakan sarana wastafel sekitar kantor, BRI juga mewajibkan semua karyawan dan pengunjung memakai masker dan menjaga jarak.

Baca Juga: Positif Covid-19 Kota Solo Tambah 3.441 Kasus Dalam Sebulan, 135 Orang Meninggal

Sebelum masuk kantor untuk mengakses layanan, semua pengunjung BRI Cabang Sragen wajib mematuhi protokol kesehatan. Setelah dipastikan sudah mencuci tangan dan memakai masker, pengujung akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas satpam.

Selanjutnya, pengunjung akan diarahkan duduk di ruang tunggu yang sudah didesain supaya masing-masing bisa menjaga jarak. Jumlah pengunjung di ruang antrean dibatasi 10-20 orang.

Tidak hanya di kantor cabang, protokol kesehatan tersebut diberlakukan di semua kantor unit dan kantor cabang pembantu.

Share