Philippe Coutinho (Reuters-Rodolfo Buhrer)

Solopos.com, PORTO ALEGRE - Philipe Coutinho disebut-sebut menyuguhkan penampilan yang berbeda bersama Brasil pada Copa America 2019 ini dibandingkan saat membela klubnya, Barcelona.

Gelandang serang berjuluk O Magico memang cukup menyedot perhatian bersama Brasil pada turnamen tertua di dunia ini. Coutinho lumayan moncer dengan menyumbang dua gol selama fase grup untuk Canarinho (Si Burung Kenari), julukan Timnas Brasil.

Kemonceran Coutinho itu seolah-olah menjadi bukti dirinya bisa bangkit dari bulan-bulanan fans ketika membela Barcelona. Pemain termahal ketiha di dunia saat diboyong dari Liverpool ke Barcelona dengan banderol 160 juta euro pada Januari 2018 tersebut pun masuk menjadi kandidat top scorer Copa America 2019.

Dia bersaing dengan delapan pemain lainnya yang masing-masing juga telah mengumpulkan dua gol sepanjang fase grup. Di antaranya adalah rekan seklubnya di Barcelona yang memperkuat Uruguay, Luis Suarez; bomber Uruguay, Edinson Cavani, serta bintang Chile, Alexis Sanchez.

"Dia menjadi pemain yang lebih menentukan di lapangan [ketika membela Brasil], tidak perlu menunggu Messi atau Suarez [rekan setim Coutinho di Barcelona]. Dia berjuang demi itu dan menunjukkan dirinya mampu,"ujar legenda Barcelona dan Timnas Brasil, Rivaldo, seperti dilansir tribuna.com, Rabu (26/6/2019).

"Dan sekarang, bersama Brasil di Copa America, di mana tidak ada Neymar [karena cedera]. Dia mengambil tanggung jawab, jadi semua orang bicara mengenai Coutinho. Ini akan jadi peluang bagus baginya untuk percaya diri dan kembali ke Barcelona dengan percaya diri," imbuhnya.

Meski begitu, konsistensi Coutinho masih perlu diuji kembali pada Copa America 2019 ini. Pada Copa America 2016 lalu, Coutinho juga menuntaskan fase grup dengan berada pada daftar top scorer sementara, dengan meraih 3 gol. Dia bersanding dengan rekan seklubnya, Lionel Messi.

Namun saat itu, Coutinho gagal membawa Brasil lolos ke fase knock-out. Dia gagal menuntaskan turnamen dengan menyandang top scorer, yang akhirnya gelar individu ini direbut Eduardo Vargas dari Chile dengan total 6 gol.

Coutinho akan mendapat ujian berat untuk menambah isi rekening golnya pada perempatfinal nanti di Arena do Gremio, Porto Alegre, Jumat (28/6/2019) pukul 07.30 WIB. Sebab, lawan Brasil pada babak delapan besar adalah Paraguay, tim yang memiliki pertahanan tangguh. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten