Kepala BPS Jateng Sentot Bangun Widoyono. (Antara-I.C. Senjaya)

Solopos.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi ini tumbuh 5,66% pada triwulan III-2019. Hal itu, menurut Kepala BPS Jateng Sentot Bangun Widoyono, lebih mendingan ketimbang nasional.

Dipaparkan Sentot Bangun Widoyono di Kota Semarang, Jateng, Selasa (5/11/2019), dibandingkan dengan pertumbunan ekonomi nasional pada periode sama, Jateng mencatat pertumbuhan lebih tinggi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2019 tercatat 5,02%.

Dibandingkan pencapaian periode sama 2018, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan III 2019 juga lebih tinggi. Tahun lalu pada periode sama tercatat 5,21%.

Ia menuturkan fenomena perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi salah satu hal yang memengaruhi ekonomi Jawa Tengah. Amerika Serikat dan Tiongkok merupakan dua negara tujuan utama ekspor Jawa Tengah.

Menurut dia, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah selama triwulan III-2019 tercatat mencapai Rp351.479 miliar. Dari sisi produksi, kata dia, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah didorong oleh ekspansi di hampir semua lapangan usaha.

"Pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha penyedia akomodasi dan makanan minuman yang mencapai 18,84%," katanya.

Sementara itu jika dibanding triwulan II-2019, kata dia, terdapat pertumbuhan ekonomi sebesar 2,44%. Struktur ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III-2019, lanjut dia, masih didominasi oleh lapangan usaha industri pengolahan yang memberi kontribusi 33,88%.

Dari sisi pengeluaran, menurut dia, didominasi oleh komponen konsumsi rumah tangga yang mencapai 59,09%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten