BPOM Beri Lampu Hijau Untuk Vaksin Moderna, Bagusan Mana dengan Sinovac?

Indonesia mendapat bantuan vaksin Moderna dari Amerika Serikat dan BPOM telah memberikan izin penggunaan daruratnya.

 Ilustrasi vaksin Moderna. (opeaccesgoverment.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksin Moderna. (opeaccesgoverment.com)

Solopos.com, JAKARTA — Indonesia mendapat bantuan vaksin Moderna dari Amerika Serikat melalui skema COVAX Facility. Kehadiran Moderna ini akan menambah keragaman vaksin untuk memerangi Covid-19 di Indonesia.

PromosiData dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin penggunaan darurat vaksin Moderna di Indonesia. Jika dibandingkan dengan vaksi Sinovac yang lebih dulu digunakan, apakah Moderna lebih baik?

Sebenarnya banyak hal yang membedakan antara vaksin Sinovac dan Moderna.

Pertama, Sinovac merupakan vaksin yang dikembangkan dari virus yang tak aktif atau inactivated virus. Sementara Moderna dikembagkan dari mRNA. Perebdaan ini mempengaruhi teknologi penyimpanan yang berebda.

Moderna wajib disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu minus 20 derjata Celsius. Kalau suhunya di atas itu maka kualitasnya akan menurun. Maka tak heran pengiriman vaksin Moderna ini harus satu paket dengan teknologi penyimpanan dan distribusinya.

Perbedaan kedua adalah efikasinya. Efikasi vaksin Moderna lebih tinggi ketimbang Sinovac. Untuk masyarakat berusia 65 tahun ke atas, efikasi vaksin Moderna mencapai 86,4%, sementara sinovac sekitar 65,3%.

Tak hanya memiliki data yang baik untuk pengidap komorbid, Kepala BPOM, Penny K Lukito, mengungkapkan vaksin Moderna masih efektif melindungi tubuh dari varian baru Corona.

“Dan juga ada data yang menunjukkan bahwa efikasi yang masih melindungi orang yang tidak terinfeksi Covid-19 pada varian-varian virus Alpha, Beta, Gamma, dan saya kira kami juga menilai bahwa berkembangnya varian virus ini,” jelas Penny.

Hal tersebut, ujar Penny, menjadi salah satu pertimbangan BPOM memberikan EUA. Vaksin COVID-19 Moderna juga sudah masuk daftar emergency use listing (EUL) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Solo Zaman Dulu: Gemerlap Berkat Listrik Mangkunegaran

Kondisi Kota Solo zaman dulu, tepatnya masa kolonial Belanda ternyata sudah gemerlap berkat perusahan listrik yang didirikan pihak Kadipaten Mangkunegaran.

Kampus MBKM Berstandar Internasional ITSK Sugeng Harto Buka 3 Prodi

Institut Teknologi Sains dan Teknologi (ITSK) merupakan kampus MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) memiliki tiga program studi S1- Bisnis Digital, S1- Informatika, S1- Gizi. (Istimewa)

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Panen Kritik, Doa Yusuf Mansur: Semoga Tidak Ada Benih Permusuhan

Ustaz Yusuf Mansur berdoa agar kritikan yang dialamatkan kepadanya tidak berujung pada benih-benih perpecahan.

Dibanding Era Soeharto, Netizen Lebih Setuju Harga Murahan Sekarang

Netizen membandingkan murahnya harga barang era Presiden II RI, Soeharto dengan zaman sekarang untuk mengenang meninggalnya 14 tahun Pak Harto.

+ PLUS Di Balik Rendahnya Konsumsi Buah, Ada Pangsa Pasar Besar di Luar Negeri

Tingginya produktivitas buah-buahan di dalam negeri tidak dibarengi dengan peningkatan konsumsi buah di masyarakat. Ekspor buah menjadi solusi atas meningkatnya produktivitas buah itu.

Akademi Komunitas Negeri Pacitan Belajar Kehumasan ke UNS Solo

UPT Hubungan Masyarakat (Humas) dan Media Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menerima kunjungan dari Tim Humas Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan.

+ PLUS Umat Konghucu Sambut Tahun Baru Imlek dengan Lima Ritual Ibadah

Bagi umat Konghucu perayaan tahun baru Imlek adalah perayaan keagaman. Bagi warga Tionghoa secara umum, perayaan tahun baru Imlek adalah ungkapan syukur sekaligus harapan tentang kehidupan yang lebih baik.

10 Berita Terpopuler: Alas Wingit Ketonggo Ngawi-Warisan Pengusaha Asia

Alas Ketonggo di Ngawi, Jatim menjadi salah satu tempat wingit yang menyimpan misteri dan warisan pengusaha terkaya Asia dari Semarang menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (28/1/2022).

Yusuf Mansur Doakan Semua Orang yang Mengkritik Dirinya

Yusuf Mansur bahkan mendoakan semua orang yang mengkritik dirinya agar diberi panjang umur dan kebaikan.

Solopos Hari Ini: Desakan Evaluasi PTM Menguat

Lonjakan kembali kasus Covid-19 beberapa hari terakhir memperkuat desakan agar pemerintah meninjau ulang kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Salim Said Nilai Mega Tak Tulus Dukung Jokowi

Salim menilai Megawati mendukung Jokowi karena tidak ada pilihan lain mengingat elektabilitas politikus asal Solo itu pada 2014 tak terbendung.

Pendidikan Sangat Penting untuk Bekal Memasuki Era Metaverse

Metaverse adalah teknologi penyedia peluang-peluang baru sekaligus mengandung ancaman-ancaman baru. Butuh ketangguhan kepribadian memasuki era teknologi ini agar inovatif dan tak diperbudak.

Sejarah Hari Ini: 28 Januari 1871 Pengepungan Paris Berakhir

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 28 Januari.

Jokowi Dorong G20 dan B20 Aktif di Pemulihan Ekonomi Global

Presiden mengatakan Covid-19 mengajarkan pada semua pihak bahwa pandemi bukan hanya menjadi masalah namun sekaligus menjadi peluang untuk tumbuh lebih baik.

Disebut Tempat Jin Buang Anak, Kalimantan Lebih Kaya dari Jawa

Jin buang anak merujuk kepada istilah untuk menunjukkan suatu daerah yang jauh dari keramaian, sepi, dan terbelakang dari sisi ekonomi.