BPN Buka Stan saat CFD Sragen, Banyak Warga Konsultasi Sengketa Tanah

Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen atau BPN Sragen membuka Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (Pelataran) saat Car Free Day atau CFD Sragen pada Minggu (31/7/2022).

 Beberapa warga melakukan konsultasi di stan Pelayanan Akhir Pekan (Pelataran) Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen di Car Free Day (CFD) Sragen, pada Minggu (31/7/2022). (Istimewa/Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen)

SOLOPOS.COM - Beberapa warga melakukan konsultasi di stan Pelayanan Akhir Pekan (Pelataran) Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen di Car Free Day (CFD) Sragen, pada Minggu (31/7/2022). (Istimewa/Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen atau BPN Sragen membuka Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (Pelataran) saat Car Free Day atau CFD Sragen pada Minggu (31/7/2022).

Layanan ini membuka konsultasi pertanahan kepada masyarakat, khususnya warga Sragen yang datang ke kawasan CFD. Pada hari itu ada 11 orang yang mengunjungi stan Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen pada Minggu.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Sebelumnya, pada Minggu (24/7/2022) ada 14 orang yang datang ke stan Pelataran Kantor Pertanahan Sragen. Stan tersebut mulai dibuka pada Minggu (17/7/2022). Saat itu ada 10 orang yang melakukan konsultasi di stan tersebut.

Koordinator Pelayanan Akhir Pekan Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen, Muh. Teguh Santoso, mengatakan kebanyakan warga melakukan konsultasi terkait sengketa tanah, waris, roya atau pencoretan pada buku tanah hak tanggungan karena hak tanggungan tersebut telah dihapus. Selain itu, konsultasi tentang pengembalian batas (patok) tanah.

“Layanan ini bertujuan untuk sosialisasi program Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen ke masyarakat dan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya saat ditemui Solopos.com di stan Pelataran pada Minggu (31/7/2022).

Baca Juga : Perputaran Uang di CFD Sragen Mencapai Rp100 Juta/3 Jam

Salah satu warga Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Aina Nur Almardiyah, mengatakan keberadaan stan di Kantor Pertanahan Sragen ini cukup membantu karena lebih dekat dengan masyarakat. Namun, Aina mengatakan belum pernah melakukan konsultasi terkait sengketa tanah.

“Pelayanan dari Kantor Pertanahan Sragen saat CFD Sragen sangat membantu. Tetapi, saya memang belum pernah melakukan konsultasi soal sengketa tanah di situ,” terangnya saat ditemui Solopos.com, Minggu.

Kantor Pertanahan Sragen membuka layanan tersebut setiap Sabtu dan Minggu. Pada Sabtu, pelayanan berada di Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen. Ada dua jenis layanan yang dilakukan, yakni konsultasi pertanahan dan pengambilan sertifikat. Pelayanan mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Kemudian, setiap hari Minggu, pelayanan pindah ke Car Free Day Sragen di titik 0 sebelah barat Alun-alun Sragen. Kantor Pertanahan Sragen membuka layanan konsultasi pertanahan.

Baca Juga : BPN Sebut Pemkab Sragen Bisa “Dapatkan Lagi” Sawah yang Masuk LSD

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Pengumuman! Besok Pagi Hindari Simpang Joglo Solo, Ada Penutupan 1 Jam

      Bakal ada penutupan jalan kawasan Simpang Tujuh Joglo, Banjarsari, Solo, selama satu jam pada Rabu (10/8/2022) pagi.

      Bakar Daun Siang-Siang, Warga Perumahan di Jaten Karanganyar Waswas

      aksi bakar-bakar daun kering oleh warga di Desa Papahan, Tasikmadu, bikin warga lain di Perumahan, Desa Jati, Jaten, Karanganyar waswas. Mereka lantas meminta bantuan pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

      Ada Raden Bagus Munyul di Situs Pringgoloyo Zaman Megalitikum Klaten

      Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten diyakini menyimpan kawasan diduga situs peninggalan zaman megalitikum atau masa prasejarah.

      Pasar Hewan di Karanganyar Belum Juga Dibuka, Ada Apa?

      Disdagnakerkop UKM Karanganyar belum ada rencana membuka kembali pasar hewan yang sudah ditutup sejak Juni lalu.

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

      Sego Trondol Mbok Kam Boyolali Rp5.000, Beri Penasaran Pengunjung

      Sego Trondol Mbok Kam itu mirip nasi kucing dengan menu bandeng, mi, sambal, dan cap jay.

      Dari Pecandu Kini Jadi Pengedar Narkoba, Warga Baki Dibekuk Polisi

      Tersangka sudah membeli obat-obatan terlarang sebanyak lima kali melalui online.

      Vaksinasi PMK di Sukoharjo Masuki Dosis Kedua

      Jumlah vaksin dosis kedua yang diterima Kabupaten Jamu sebanyak 2.100 dosis. Dari jumlah tersebut telah disuntikkan 1.000 dosis.