Tutup Iklan

BPJS Ketenagakerjaan Kaver Perangkat Desa Demak

BPJS Ketenagakerjaan Kaver Perangkat Desa Demak

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan (Twitter)

BPJS Ketenagakerjaan kini mengaver para perangkat desa di Demak, Jateng.

Solopos.com, SEMARANG — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit kini memproteksi jajaran pemerintahan Desa Gajah dan Mlatiharjo di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

"Perangkat desa di Demak sudah diproteksi [BPJS Ketenagakerjaan]," ungkap Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit Yosef Rizal sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Antara di Kota Semarang, Jateng, Kamis (19/10/2017). Namun, imbuh dia, proteksi BPJS Ketenagakerjaan hingga jajaran ketua rukun tetangga (RT) sebagai bagian dari perangkat desa baru di Desa Gajah.

Hal tersebut diungkapkan Yosef seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Desa Gajah, Demak mengenai pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di desa itu. Menurut dia, sebenarnya jika masyarakat sudah mengerti manfaat proteksi BPJS Ketenagakerjaan maka akan bergabung, tetapi kendalanya memang banyak yang belum mengerti dan memahami.

"Ya, kendalanya memahamkan mereka. Makanya, kami bekerja sama dengan pemerintah desa agar manfaat proteksi BPJS Ketenagakerjaan tersosialisasi kepada seluruh warga, termasuk ke para petani," katanya.

Kerja sama serupa juga dijalin BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit dengan jajaran Pemerintah Desa Mlatiharjo, Demak yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak. "Kami mengharapkan semakin banyak perangkat RT di Kota Wali yang ikut serta jaminan sosial ketenakerjaan BPJS sehingga mereka terlindungi dari risiko dalam menjalankan pekerjaannya," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Gajah Masrukhin menjelaskan pihaknya memang ingin memproteksi perangkatnya hingga ke tingkat RT dengan mengikutsertakan dalam layanan BPJS Ketenagakerjaan. "Alhamdulilah, di desa kami mulai dari ketua RT, RW, hingga kades sudah terproteksi BPJS Ketenagakerjaan dengan besaran iuran yang sama semuanya dan diambilkan dari anggaran dana desa (ADD)," katanya.

Ia menyebutkan ketua RT dan RW memang mendapatkan insentif dari ADD yang diberikan setiap bulan secara rutin yang digunakan pula untuk membayar iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu ketua RT di Desa Gajah, Muallamah mengaku senang bisa menjadi peserta dan terproteksi program BPJS Ketenagakerjaan, mengingat sebelumnya tidak pernah membayangkan.

"Ketika ditunjuk menjadi ketua RT, saya sudah yakinkan ini murni pengabdian untuk masyarakat sehingga tidak mengharapkan imbalan apa pun. Alhamdulillah, sekarang malah bisa punya kartu BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Viral di Tiktok, Ini Lirik dan Terjemahan Lagu Meurindu - Rialdoni

Lirik dan terjemahan lagu meurindu milik penyanyi Aceh banyak dicari setelah viral di media sosial, yuk simak baik-baik di sini!

Gojek Luncurkan Festival Kuliner Solo, Catat Tanggalnya

Gojek berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo menghadirkan Festival Kuliner Solo (FKS) yang melibatkan ratusan mitra usaha Go Food.

Kasus Covid-19 Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Masih Terus Bertambah, Total 113 Orang

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih terus bertambah.

Begini Cara Mengajari Anak Berwirausaha Sejak Dini

Agar buah hati termotivasi jadi pengusaha, tak ada salahnya orang tua mengajari anak berwirausaha.

Tiga Cara Menikmati Croffle Hits dari Tjemilan oleh Kopi Soe

Sebagai kedai camilan favorit masyarakat, Tjemilan oleh Kopi Soe juga menghadirkan aneka varian croffle yang dinamai #Soeffle.

Tren Naik, Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 88 Orang dalam Sehari

Kasus Covid-19 di Sukoharjo bertambah 88 orang dalam sehari pada Kamis (24/6/2021). Penambahan itu membuktikan tren penambahan kasus Covid-19 di Sukoharjo masih naik.

Bapas Solo Sebut Mediasi Kasus Perusakan Makam Oleh Anak-Anak Di Mojo Telah Selesai, Hasilnya?

Proses mediasi kasus perusakan makam Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang melibatkan 10 anak-anak sudah selesai dengan pendampingan Bapas.

Melonjak! Pemusalaran Jenazah Prosedur Covid-19 di Sukoharjo Capai 22 Orang dalam Sehari

Sebanyak 22 jenazah dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dalam sehari. Kondisi ini melonjak tajam dari biasanya empat jenazah.

Diduga Gegara Depresi, Perempuan asal Pati Terjun ke Sumur

Seorang perempuan di Pati diduga nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sumur. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.