BPD dan Pengurus RT Desa Masaran Sragen Tuntut Bupati Kembalikan Sekdes 

BPD dan Pengurus RT Desa Masaran Sragen Tuntut Bupati Kembalikan Sekdes 

SOLOPOS.COM - Spanduk putih bertuliskan permintaan agar Agus Sufiyanto dikembalikan sebagai Sekdes Masaran, Jumat (9/3/2018) pagi. (Kurniawan/JIBI/Solopos)

Pengurus BPD dan RT se-Desa Masaran, Sragen, menuntut Bupati mengembalikan sekdes mereka yang ditarik ke Pemerintah Kecamatan.

Solopos.com, SRAGEN — Kebijakan penarikan sekretaris desa (sekdes) berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sragen menuai protes berbagai kalangan. Salah satunya yang terjadi di Desa/Kecamatan Masaran.

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Masaran bersama tokoh warga memasang spanduk bertuliskan tuntutan agar Sekdes ASN yang ditarik, Agus Sufiyanto, kembali ditugaskan sebagai Sekdes Masaran. Pemasangan spanduk di pintu masuk Kompleks Balai Desa Masaran dilakukan Kamis (8/3/2018) malam.

Keberadaan spanduk tersebut menarik perhatian sejumlah perangkat desa (perdes) saat masuk kerja, Jumat (9/3/2018) pagi. Anggota BPD Masaran, Agus Supriyanto, saat diwawancarai Jumat pagi mengaku sebagai pemasang spanduk berukuran 4 meter x 1 meter itu.

Menurut dia, pemasangan diikuti beberapa anggota lain BPD. Selain memasang spanduk, BPD juga melayangkan surat permohonan audiensi kepada Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Surat tersebut ditembuskan kepada pimpinan DPRD Sragen dan instansi lain.

Baca:

“Kami sudah utus orang untuk mengirim surat itu hari ini [Jumat]. Mungkin sekarang sudah sampai penerima. Sikap kami ini hasil rapat BPD, ketua-ketua RT dan RW, serta pengurus organisasi kepemudaan,” ujar dia.

Menurut Agus, tuntutan mereka satu yaitu mengembalikan Agus Sufiyanto sebagai Sekdes Masaran. Agus Sufiyanto per 1 Maret 2018 ditarik dari jabatannya dan ditugaskan di Pemerintah Kecamatan Masaran.

Kendati tidak ikut memasang spanduk, Kades Masaran, Yulianto, diklaim Agus mengetahui dan mendukung tuntutan BPD bersama warga agar Agus Sufiyanto dikembalikan ke jabatannya sebagai Sekdes Masaran. “Alasan kami kinerja Pak Agus Sufiyanto sangat bagus. Dia juga selalu maksimal dalam pelayanan kepada masyarakat. Sosoknya disukai warga karena ramah, pekerja keras. Sering lembur sampai malam,” kata dia.

Penuturan senada disampaikan anggota BPD Masaran, Suparno. Dia menuturkan sebelum Agus Sufiyanto diangkat menjadi ASN, yang bersangkutan adalah perangkat Desa Masaran.

Setelah berstatus ASN malah Agus ditarik oleh Pemkab Sragen dan ditempatkan di Pemerintah Kecamatan Masaran. “Jadi kami dan warga merasa kehilangan sosok Pak Agus,” tutur dia.

Terpisah, Kabag Pemdes Setda Sragen, Suhariyanto, mengatakan segera meminta klarifikasi kepada para pemasang spanduk di Balai Desa Masaran dan eks Sekdes Agus Sufiyanto. Menurut dia, keputusan Pemkab Sragen menarik Agus sudah diterima oleh yang bersangkutan.

Bahkan sejak beberapa hari terakhir Agus telah berdinas di Pemerintah Kecamatan Masaran. Suhariyanto menerangkan tak hanya sekdes Masaran yang ditarik, tapi total ada 96 sekdes di Sragen yang ditarik. “Kami akan jelaskan bahwa penarikan ini sudah menjadi ketentuan,” kata dia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kompleks Makam Bupati Pertama Klaten Ternyata Sering Didatangi Peziarah Saat Malam Jumat

Kompleks makam Bupati Pertama Klaten di Kalikotes ternyata kerap didatangi peziarah dari berbagai wilayah pada malam Jumat.

Demokrat Sragen Buka Jasa Pengisian Tabung Oksigen Gratis, Begini Prosedurnya

Setelah meluncurkan warung hik gratis selama lima hari, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sragen membuka layanan pengisian tabung oksigen secara gratis.

Asisten III Setda Sukoharjo Yang Meninggal Positif Corona Ternyata Bakal Pensiun 2 Bulan Lagi

Asisten III Setda Sukoharjo Eko Adji Ariyanto yang meninggal dunia positif corona pada Rabu ternyata bakal pensiun dua bulan lagi

Berdalih Untuk Stamina, Pengguna Sabu-Sabu Di Grobogan Dikukut Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Grobogan menangkap dua pengguna sabu-sabu, salah satunya mengaku menggunakan sabu untuk stamina saat kerja.

Angkat Besi Kembali Buka Peluang Indonesia Raih Medali Olimpiade Tokyo 2020

Rahmat membukukan total angkatan 342kg, dengan perincian snatch 152kg dan clean and jerk 190kg.

Sapu Bersih! Anthony Ginting Juarai Grup J Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

Anthony Ginting memastikan lolos ke fase gugur Olimpiade Tokyo 2020 dengan menyapu bersih kemenangan.

Mulai Malam Ini Jalur Bawah Flyover Palur Karanganyar Ditutup 24 Jam

Jalur bawah flyover Palur, Karanganyar, ditutup 24 jam mulai Rabu (28/7/2021) pukul 21.00 WIB untuk mendukung PPKM level 4.

Tradisi Selasa Wage, Hari Bebas Berjalan Kaki di Kawasan Malioboro

Momen Selasa Wage ini berlangsung setiap 35 hari sekali. Setiap momen itu, Jalan Malioboro disulap menjadi kawasan bebas bermotor.

Nongkrong Sambil Minum Jamu Di Kafe Jamu Nguter Sukoharjo

Kafe Jamu di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, menyajikan minuman tradisional jamu yang dikemas dengan rasa dan nama yang unik.

Waduh, 722 Pelaku Usaha di Sukoharjo Langgar Prokes Covid-19 Selama PPKM Darurat

Sedikitnya 722 pelaku usaha di Kabupaten Sukoharjo melanggar prokes selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga saat ini.

PLN Bantu Oksigen, Rumah Sakit: Sangat Berarti Bagi Pemulihan Pasien

PLN kembali memberikan bantuan oksigen kepada lima rumah sakit penanganan Covid-19 yang berada di Jawa Tengan dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebut Presiden Jokowi, Baliho Promosi Restoran Ini Bikin Geger

Sebuah baliho promosi yang terbentang di depan restoran membuat geger para netizen di media sosial lantaran menyebut Presiden Jokowi.