BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

 Kondisi terkini lokasi tembok benteng Keraton Kartasura yang dijebol, Jumat (20/5/2022). (Solopos-Magdalena Naviriana Putri)

SOLOPOS.COM - Kondisi terkini lokasi tembok benteng Keraton Kartasura yang dijebol, Jumat (20/5/2022). (Solopos-Magdalena Naviriana Putri)

Solopos.com, SUKOHARJO — Kasus penjebolan tembok benteng baluwarti eks Keraton Kartasura di Kartasura, Sukoharjo, naik ke penyidikan setelah hasil gelar perkara tahap satu. Hal itu seperti disampaikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Balai Pelestarian Cagar Budaya (PPNS BPCB) Jawa Tengah, Harun Arrosyid.

“Untuk hasil gelar perkara akan kami tingkatkan ke proses penyidikan, kemarin kan baru menentukan terkait peristiwa tersebut tindak pidana atau bukan,” katanya saat dihubungi Solopos.com seusai gelar perkara kasus penjebolan tembok Keraton Kartasura di Kantor BPCB Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (23/5/2022).

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

Harun menyebut dalam hasil gelar perkara tersebut, kasus penjebolan dipastikan menjadi tindak pidana. Namun dia mengatakan belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus penjebolan itu.

“Kalau itu belum [penetapan tersangka], karena memang sesuai prosedur SOP untuk menentukan terkait peristiwa belum tersangkanya,” jelasnya. Dia menambahkan proses berikutnya masuk dalam penyidikan, setelah ini akan dilakukan pemeriksaan lagi kepada 8 saksi sebelumnya, bahkan dimungkinkan akan ada tambahan saksi yang akan diperiksa.

Baca juga: Tak Ada di TKP, Ekskavator Penjebol Tembok Keraton Kartasura di Mana?

Seperti diketahui, tembok benteng Keraton Kartasura di Kampung Krapyak Kulon RT 002/RW 010, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, dijebol warga dengan alat berat, Kamis (21/4/2022), hingga hancur. Kejadian itu memantik reaksi dari berbagai kalangan masyarakat, pihak pemerintah, hingga aparat berwajib. Kasus itu kemudian ditangani oleh PPNS BPCB Jateng.

Diberitakan sebelumnya, pada Rabu (11/5/2022), Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia,  memeriksa sejumlah orang terkait kasus penjebolan tembok benteng eks Keraton Kartasura. Pemeriksaan saksi digelar di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo.

Warisan Tak Ternilai Harganya

Warga Kampung Krapyak Kulon yang diperiksa Kejagung antara lain pemilik lahan, keluarga pemilik lahan, pemilik warung makan yang lokasinya tepat di seberang benteng hingga ketua rukun tetangga (RT) setempat. Mereka didampingi oleh Lurah Kartasura, Agus Jaelani, yang juga turut dimintai keterangan oleh tim Kejagung.

“Ada enam orang-tujuh orang warga Kampung Krapyak Kulon yang dimintai keterangan. Termasuk saya juga. Pertanyaanya seputar sejarah dan sisi administrasi lahan di sekitar benteng yang dijebol,” kata Agus Jaelani saat berbincang dengan wartawan, Rabu.

Baca juga: Pembongkaran Tembok Keraton Kartasura, Ini Kronologi Versi Kuasa Hukum

Waktu itu, Direktur Budaya, Sosial dan Kemasyarakatan Kejagung, Ricardo Sitinjak, menyampaikan tim Kejagung hanya mengumpulkan bahan keterangan dari berbagai pihak yang erat hubungannya dengan kasus penjebolan benteng eks Keraton Kartasura. Pemeriksaan saksi direncanakan selama dua hari yakni 11 Mei dan 12 Mei 2022.

Pada hari pertama, pemeriksaan difokuskan untuk mengumpulkan informasi dari warga Kampung Krapyak Kulon dan Pemerintah Kelurahan Kartasura. Sedangkan pada hari kedua, ada beberapa saksi yang dimintai keterangan seperti Camat Kartasura, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo.

Ditanya terkait penanganan kasus penjebolan benteng oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah, Ricardo menyampaikan penanganan kasus tersebut ditangani PPNS BPCB Jawa Tengah. Pihaknya hanya ingin mempertegas dan memperkuat ketahanan budaya sebagai warisan yang tak ternilai harganya.

“Percayakan dahulu kepada BPCB Jawa Tengah sesuai bidangnya. Kita lihat dulu apakah ada indikasi lain. Kita tidak mau mencari siapa yang salah. Semua saksi yang diperiksa kooperatif, bagus, dan berpikiran positif,” kata dia.

Baca juga: Papan Cagar Budaya akan Dipasang di 4 Sisi Tembok Eks Keraton Kartasura

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

PPDB Solo: 20 SD Negeri Kekurangan Murid, Ini Solusi Dari Disdik Solo

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo menyarankan solusi bagi sekitar 20 SD negeri di Kota Bengawan yang kekurangan pendaftar pada PPDB tahun ajaran 2022/2023.

Pameran Foto Solo Zaman Dulu di Monumen Pers Nasional, Lihat Yuk!

Masyarakat bisa melihat gambaran Solo sekitar tahun 1900an lalu, dalam Pameran Foto Solo Tempo Dulu secara gratis mulai 30 Juni 2022 nanti.

Wah! Mulai Uji Coba, PLTSa Putri Cempo Solo Segera Beroperasi Lur

PLTSa di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, memulai uji coba pengoperasian mesin pengolah sampah menjadi energi listrik pada Selasa (28/6/2022).

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Berawan Tanpa Hujan

BMKG merilis prakiraan cuaca Sragen hari ini bakal cerah berawan tanpa hujan.

Sebelum Beraktivitas Simak Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini Lur

Prakiaan cuaca Karanganyar hari ini akan cerah berawan tanpa turun hujan.

Masih ada 34.000 RTLH di Sragen, Kemiskinan Struktural Jadi Penyebab

Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Sragen masih tinggi meski tiap tahun ada intervensi. Kemiskinan struktural disebut sebagai penyebab.

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini Rabu 29 Juni 2022 Potensi Berawan

Inilah prakiraan cuaca wilayah Boyolali sepanjang hari Rabu (29/6/2022) menurut informasi BMKG.

Bersahabat, Cek Yuk Prakiraan Cuaca Kota Solo Hari Ini Rabu 29 Juni

Prakiraan cuaca Kota Solo dari BMKG untuk hari ini, Rabu (28/6/2022), terpantau cukup bersahabat.

Pagi Cerah, Tengok Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Rabu 29 Juni 2022

Simak prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo pada Rabu (29/6/2022) hari ini.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Rabu Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Rabu 29 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Rabu Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Rabu 29 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Ini 2 Kecamatan Dengan Tunggakan Pajak Kendaraan Tertinggi Di Solo

Tunggakan pajak kendaraan bermotor Kota Solo paling tinggi ada di dua kecamatan ini dengan nilai yang cukup fantastis.

Giliran Pajang Solo Dapat Pembagian Migor Dan Beras Henry Indraguna

Politikus Partai Golkar yang akan maju sebagai caleg DPR pada Pemilu 2024 Henry Indraguna bagi-bagi beras dan minyak goreng di Pajang, Laweyan, Solo.

Penduduknya Paling Sedikit, Kelurahan Laweyan Solo Hanya Punya 3 RW

Kelurahan Laweyan, Kecamatan Laweyan, yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit di Solo hanya terdiri atas tiga RW dan 10 RT.

Suara Ungguli Gabungan 15 Parpol, Modal PDIP Solo Tatap Pemilu 2024

PDIP Solo memiliki modal kuat untuk menatap Pemilu 2024 mendatang jika melihat perolehan suara parpol tersebut pada Pemilu 2019 lalu.

Sempet Terkendala Cuaca, Detour Track Simpang Joglo Solo Sudah 80%

Proses pembuatan detour track atau jalur pengalihan kereta api di Simpang Joglo, Solo, saat ini sudah mencapai 80% meski sempat terkendala cuaca.