Pegawai Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah mengidenfikasi lesung di Museum Lokal Kabupaten Grobogan, Jateng. (Antara-Istimewa)

Semarangpos.com, PURWODADI — Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah melakukan identifikasi benda-benda bersejarah yang menjadi koleksi Museum Lokal Kabupaten Grobogan, Jateng. Identifikasi itu sekaligus merupakan pengkajian awal terkait riwayat benda-benda bersejarah tersebut.

Menurut Pengkaji Pelestari Cagar Budaya BPCB Jawa Tengah Muhammad Junawan di Grobogan, Kamis (20/6/2019), keberadaan tim BPCB Jateng di Kabupaten Grobogan untuk melakukan pendataan benda-benda bersejarah yang ada di Museum Lokal Grobogan. Pengkajian itu merupakan yang pertama dilakukan.

Selama ini, lanjut dia, benda-benda bersejarah yang menjadi koleksi museum belum ada penjelasan secara lengkap terkait masing-masing benda tersebut. Kehadiran Tim BPCB Jateng dalam rangka melakukan identifikasi serta  pengkajian terhadap benda-benda bersejarah tersebut sehingga nantinya diketahui riwayatnya masing-masing.

Identifikasi semua benda-benda bersejarah tersebut, dilakukan Selasa-Sabtu (18-22/6/2019). "Jika semua koleksi ada deskripsinya secara lengkap, tentunya makin menarik dan menambah informasi bagi masyarakat," ujarnya.

Benda-benda bersejarah yang diidentifikasi mulai dari masa klasik hingga ada alat musik berupa gamelan serta keris. Dalam melakukan identifikasi dan pengkajian tersebut, Tim BPCB Jateng menerjunkan tujuh personel dengan keahlian berbeda-beda. Ada yang memiliki keahlian di bidang pengkajian, pengolah data, dokumentasi, serta konservator.

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Grobogan Edi Santoso melalui Kasi Kebudayaan Siswanto menambahkan koleksi museum yang terinventarisasi sebelumnya berjumlah 81 koleksi. Koleksi tersebut meliputi arca, yoni, lingga, keris, umpak, gamelan, mangkuk buatan China, guci, hingga fosil gajah purba.

"Jika koleksi yang ada semuanya bisa lebih dari 81 koleksi, namun yang terinventarisasi baru sebanyak itu," ujarnya.

Ia mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran tim BPCB Jateng karena nantinya semua koleksi di museum akan dilengkapi dengan deskripsi yang lengkap karena sebelumnya hanya keterangan nama benda, lokasi dan tanggal temuan, serta keterangan sedikit. Harapan ke depannya, kata dia, Museum Lokal Kabupaten Grobogan bisa diminati masyarakat dan menjadi salah satu tempat yang memberikan edukasi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten