BPBD Sukoharjo Waspadai Banjir Susulan, Siagakan 70 Personel

BPBD Sukoharjo mewaspadai banjir susulan menyusul masih tingginya potensi curah hujan. Mereka menyiagakan 70 personel yang ditempatkan di masing-masing pos.

 Sukarelawan, SAR, dan BPBD Sukoharjo mengevakuasi warga di Grogol, Sukoharjo yang terdampak banjir Jumat (21/1/2022) malam. (Istimewa/ BPBD Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Sukarelawan, SAR, dan BPBD Sukoharjo mengevakuasi warga di Grogol, Sukoharjo yang terdampak banjir Jumat (21/1/2022) malam. (Istimewa/ BPBD Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo masih bersiaga mengantisipasi banjir susulan setelah banjir besar menerjang pada Jumat (21/1/2022) malam. Setidaknya 70 personel gabungan disiagakan di pos masing-masing guna penanggulangan bencana.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto, mengatakan setelah banjir pada Jumat surut pukul 22.30 WIB, masyarakat sudah pulang ke rumah masing-masing dan beraktivitas seperti semula. Mereka sibuk membersihkan rumah yang sisa terendam banjir.

PromosiPusat Perayaan Waisak, Candi Borobudur Simpan Misteri Siapa Penguburnya

“Semalam saat surut personel langsung kami tarik kembali ke markas. Hari ini, tadi kami pantau masyarakat juga sudah kembali beraktivitas normal. Masyarakat sudah bersih-bersih dan tetap bersiaga karena masih ada kemungkinan banjir kembali,” jelas dia kepada Solopos.com, Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga: Grogol dan Kartasura Dilanda Banjir, 155 Keluarga Diungsikan

Terkait kesiapsiagaan penanganan bencana, BPBD Sukoharjo menyiagakan sekitar 19 personel di markas dan bantuan SAR Sukoharjo sebanyak 50 personel. Selain itu, BPBD Sukoharjo juga dibantu oleh sukarelawan dan memaksimalkan fungsi 10 Desa Tangguh Bencana (Destana) yang sudah dibentuk.

“Meskipun kami tarik ke markas, tapi personel tetap standby di pos masing-masing. Kami juga maksimalkan personel Destana di desa masing-masing untuk penanggulangan dan penanganan bencana. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Kades serta Lurah se-Sukoharjo melalui grup WA penanggulangan bencana yang sudah kami bentuk,” imbuh dia.

Maryanto mengingatkan warga khususnya di kawasan rawan bencana untuk tetap waspada lantaran potensi turunnya hujan lebat masih tinggi. Dia meminta masyarakat tetap bersiap untuk mengantisipasi atau segera mengungsi apabila pertanda bencana muncul.

Baca Juga: Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Sebelumnya, banjir setinggi 40 sentimeter melanda sejumlah wilayah di Sukoharjo akibat hujan lebat yang lama pada Jumat malam. Akibat banjir tersebut, sekitar 155 keluarga terdampak harus diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari BPBD Sukoharjo, banjir terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Sejumlah wilayah seperti di Kartasura dan Grogol diketahui menjadi lokasi terdampak paling besar akibat hujan dan luapan Sungai Jenes.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Bawaslu Boyolali Gandeng Penyandang Disabilitas untuk Awasi Pemilu

Sosialisasi diadakan untuk meningkatkan peran pengawasan partisipatif penyandang disabilitas dalam pemilihan umum (pemilu).

Bawa Sapi Bergejala PMK di Wonogiri, Peternak akan di-Blacklist

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri secara tegas berupaya mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan ternak.

Solo Ditunjuk Siapkan SDM Industri Mobil Listrik Dunia, Ini Kata Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Solo Technopark yang ditunjuk jadi penyedia SDM untuk pengembangan industri mobil listrik dunia sangat sibuk setahun terakhir ini.

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Info Lur! 2.241 Loker Tersedia di Virtual Job Fair 2022 Wonogiri

Sebanyak 2.241 lowongan kerja dari 25 perusahaan tersedia pada Wonogiri Virtual Job Fair 2022.

Salah Satu Peritel Terbesar Asia Masuk Solo, Sudah Survei Lokasi Loh!

Salah satu perusahaan ritel atau peritel terbesar di Asia, PT Lulu Group Retail berekspansi ke Solo dan tengah melakukan survei lokasi.

Wuih, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Bandung Euy

Pengusaha berjuluk crazy rich Grobogan, Joko Suranto, ternyata juga pernah membangun jalan di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, pakai uang pribadi senilai Rp1 miliar.

Disparbudpora Klaten Petakan Taman Nyi Ageng Rakit, untuk Apa?

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten memetakan Taman Nyi Ageng Rakit.

Tunggu SE Wali Kota, Satpol PP Solo Minta Warga Tetap Pakai Masker

Satpol PP Solo mengimbau masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan atau tempat terbuka karena belum ada SE Wali Kota yang mengatur boleh lepas masker.

Disdukcapil Klaten Luncurkan Sakura Pengganti Sipon Keduten, Apa Itu?

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten meluncurkan pelayanan online baru bernama Sakura, akronim dari Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan.

249 Calhaj Boyolali Tidak Bisa Naik Haji Tahun 2022, Ini Sebabnya

Kuota haji Boyolali pada 2022 sebanyak 317 calon jemaah haji dengan 91 cadangan.

Tali Pusar Masih Menempel, Ini Usia Bayi yang Membusuk di Bengawan Solo

Tali pusar masih menempel di perut bayi yang jasadnya ditemukan membusuk di pinggri Bengawan Solo di Jaten, Karanganyar.

8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?

Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini.

5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 

Lima desa di lima Kecamatan di Karanganyar dicanangkan menjadi Desa Cantik yang merupakan kependekan dari Desa Cinta Statistik.

Wow, Solo Dipercaya Latih SDM Untuk Industri Mobil Listrik Dunia

Kementerian Investasi menunjuk Solo Technopark sebagai instrumen terpenting penyediaan tenaga kerja guna mendukung pembangunan ekosistem industri mobil listrik di Indonesia.