Boyolali Minta 557 Lowongan dalam Perekrutan CPNS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mengajukan permohonan 557 lowongan dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 kepada pemerintah pusat.

Boyolali Minta 557 Lowongan dalam Perekrutan CPNS

SOLOPOS.COM - Ilustrasi ratusan orang mengikuti tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, BOYOLALI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mengajukan permohonan 557 lowongan dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 kepada pemerintah pusat.

Kepala Bidang Penataan dan Pengembangan Karier Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Boyolali, Dono Fembriarto, mengatakan permohonan tersebut disesuaikan dengan angka PNS di Boyolali yang memasuki masa pensiun di tahun yang sama.

“Sesuai arahan Kemenpan [Kmenterian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi] agara usulan CPNS sesuai angka PNS yang pensiun, Boyolali mengajukan 557 orang dalam rekrutmen CPNS kali ini, sesuai jumlah PNS yang pensiun di sini,” ujarnya saat ditemui solopos.com di ruang kerjanya, Rabu (7/8/2019).

Menurutnya, 70% dari usulan tersebut nantinya untuk alokasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K), sedangkan 30% lainnya untuk CPNS.

“Dari 70% itu nanti diperuntukkan pada tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. Saat ini Pemkab masih menunggu penetapan usulan tersebut,” jelas Dono.

Sementara itu, pada rekrutmen tahap I beberapa waktu lalu, sebanyak 237 P3K Boyolali lolos seleksi. Mereka terdiri atas 117 tenaga honorer kategori II (K2) dan 60 penyuluh pertanian.

Saat ini mereka masih menunggu penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari pemerintah pusat. Perbedaan mendasar antara NIP PNS dengan NIP P3K ini adalah adanya kode 21 yang akan tersemat pada NIP PPPK.

Sebelumnya mereka sudah mulai melakukan pemberkasan dengan melengkapi persyaratan. Di antara persyaratan yang harus dipenuhi adalah pas foto, fotokopi ijazah, fotokopi akreditasi universitas, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan sehat jasmani dan rohani, dan lainnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.