Bosen Makan Itu-itu Aja? Ini Ada Kuliner Khas Solo yang Antimainstream

Berikut ini terdapat rekomendasi kuliner khas Solo, Jawa Tengah, yang antimainstream. Sudah pernah coba belum?

 Sejumlah pengguna jalan melintas di kawasan Gladak Jl Slamet Riyadi Solo, Kamis (11/11/2021) siang. (Solopos/Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Sejumlah pengguna jalan melintas di kawasan Gladak Jl Slamet Riyadi Solo, Kamis (11/11/2021) siang. (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Di bawah ini terdapat rekomendasi kuliner antimainstream yang ada di Solo, Jawa Tengah.

PromosiHari Privasi Data Pengingat Urgensi Pengesahan Segera RUU PDP

Jika bicara kuliner Solo, tak bisa terlepas dari olahan daging kambing. Mulai dari tengkleng, sate, tongseng, sate buntel, dan aneka olahan daging kambing lainnya.

Padahal di Solo terdapat beragam kuliner sehat yang wajib dicoba hlo oleh para wisatawan.

Baca Juga:  Berburu Paket Destinasi Wisata Karimunjawa dengan Tempat yang Menarik

Kira-kira apa saja sih kuliner sehat yang antimainstream di Solo?

Berikut ini ulasan selengkapnya, dirangkum dari artikel yang tayang di Solopos.com sebelumnya dan situs resmi milik Dinas Pariwsata Kota Solo.

Baca Juga: Aktivitas Seru yang Bisa Dinikmati di Wisata Candi Borobudur Magelang

5 Kuliner Khas Solo yang Antimainstream

1. Brambang Asem

brambang asem
Ilustrasi brambang asem. (Pariwisatasolo.go.id)

Kuliner khas Solo yang antimainstream pertama ada brambang asem. Makanan enak ini terdiri dari daun ubi jalar dan tempe gembus yang disajikan dengan saus sambal.

Saus sambal brambang asem ini istimewa karena terbuat dari cabe, terasi, gula jawa, bawang merah dan asem. Rasa pedas, gurih, dan asam bercampur menjadi satu sehingga membuat siapa pun ingin mencicipinya.

Baca Juga:  Rekomendasi Nasi Goreng Enak di Solo, yang Mana Favoritmu?

2. Wedang Tahok

Tahok. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)
Tahok. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Kuliner khas Solo yang antimainstream selanjutnya ada Wedang Tahok.

Minuman ini menyerupai puding atau bubur sumsum yang terbuat dari sari kedelai dan disiram dengan kuah jahe. Wedang Tahok memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh serta mengobati masuk angin.

Baca Juga:  Disebut Mirip Vanessa Angel, Ini Foto Cantik Artis Raisya Bawazier

3. Pecel Ndeso

Pecel ndeso.
Pecel ndeso.(Instagram/@solo.foodie)

Kuliner khas Solo yang antimainstream selanjutnya ada pecel ndeso.

Jika pecel pada umumnya menggunakan sambal kacang, berbeda dengan pecel ndeso khas Solo. Pecel satu ini disajikan dengan sambal wijen. Penampilan sambal pecelnya juga terbilang unik karena berwarna hitam.

Baca Juga: Profil Arteria Dahlan, Anggota DPR yang Cekcok dengan Anak Jenderal

Menikmati seporsi pecel ndeso lengkap dengan sayurannya ini paling pas dengan nasi merah. Sehat bukan?

4. Wedang Dongo

Kuliner khas Solo yang antimainstream selanjutnya ada Wedang Dongo

Minuman hangat khas kerajaan inidisajikan dengan bahan-bahan alami, yaitu air jahe (dari jahe yang sudah di tumbuk), daun serai, gula jawa, kolang-kaling dan kacang tanah. Minuman ini sangat cocok untuk menghangatkan tubuh.

Baca Juga: Petilasan Pangeran Puger Karanganyar, Ada Gundukan Konon Berisi Pusaka

5. Selat Solo

selat solo
Ilustrasi Selat Solo. (Pictagram)

Kuliner khas Solo yang antimainstream selanjutnya ada Selat Solo.

Makanan ini disajikan dengan bahan-bahan yang sehat bagi tubuh seperti telur rebus, buncis, kentang, tomat, selada, mentimun, kol atau brokoli, wortel, serta irisan telur rebus yang kemudian ditaburi irisan kentang goreng dan saus mayones.

Baca Juga: Ini Gaji Lulusan STAN D3 dan D1, Tunjangannya Capai Puluhan Juta

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.

Coba Terapi Pasien Stroke, Pejabat Sukoharjo Ini Puji Layanan RSIS Yarsis

Efek terapi TMS di RS Yarsis bisa dirasakan oleh pasien secara bertahap, tergantung perkembangan kondisinya.